Sabtu, 18 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen Rabu 8 November 2023 - Allah yang Mendamaikan

Bacaan ayat: Kejadian 33:4 (TB) Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @ferinugroho77
Pdt Feri Nugroho 

Renungan Harian Kristen Rabu 8 November 2023 - Allah yang Mendamaikan

Bacaan ayat: Kejadian 33:4 (TB) Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka.

Oleh Pdt Feri Nugroho

Kasus pertengkaran antar anggota keluarga, hari ini bukan lagi hal yang rahasia untuk diperbincangkan.

Seorang laki-laki dan perempuan yang saling mencintai memutuskan untuk melanggengkan cinta tersebut dalam ikatan pernikahan.

Tidak menunggu waktu lama, pertengkaran tiba-tiba mewarnai keluarga yang dibangun.

Bermula dari perbedaan kecil yang dipertajam, beberapa tuntutan yang tidak terpenuhi, bahkan ekspektasi yang tidak terealisasi; menjadi penyebab cinta berubah menjadi benci.

Demikian juga anak-anak yang menjadi buah cinta kasih, tiba-tiba dapat menjadi pribadi berbeda yang memilih jalannya sendiri. Ironis bukan?

Esau dan Yakub dilahirkan sebagai anak kembar. Mereka lahir menjadi jawaban doa dari orang tuanya, Ishak dan Ribka.

Dalam ekspektasi banyak orang, ini adalah keluarga yang sempurna.

Tidak ada masalah dalam mereka saling mengasihi. Masalah muncul ketika terjadi kesalahpahaman dalam mencintai.

Masing-masing mencintai dengan fokus pada diri sendiri; yang mengarah pada egoisme meskipun terlihat sedang mengasihi yang lain.

Perhatikan kalimat ini, "Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Ribka kasih kepada Yakub." Awalnya pasti tidak ada masalah.

Masing-masing dengan kesenangan dan dipahami. Namun seiring waktu, tanpa disadari telah menciptakan cara paham yang berbeda antara yang seorang dengan yang lain.

Sayangnya, ini sering terjadi tanpa disadari! Baru terungkap saat perbedaan meruncing dan berkembang menjadi pertentangan dan pertengkaran.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved