Kunci dan Jawaban
Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Halaman 178-179, Penyebaran Penyakit Berbasis Lingkungan
Kunci jawaban kelas 9 SMP mata pelajaran ilmu Pengetahuan Alam atau IPA Kurikulum Merdeka halaman 178-179.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Kunci jawaban kelas 9 SMP mata pelajaran ilmu Pengetahuan Alam atau IPA Kurikulum Merdeka halaman 178-179.
Materi ini tentang pemahaman akan materi sebelumnya.
Mengingat dan Memahami
1. Jelaskan faktor yang menyebabkan penyebaran penyakit berbasis
lingkungan menjadi lebih mudah tersebar!
2. Mengapa penghijauan hutan yang rusak (reforestasi) merupakan salah
satu cara mengatasi pemanasan global?
Mengaplikasikan
3. Seorang ilmuwan sedang mengkultur bakteri Methanobacterium
sp yang akan digunakan sebagai starter (bibit) dalam dua tabung
yang berbeda. Tabung A diberi aliran oksigen murni secara berkala
sedangkan tabung B ditutup rapat. Lalu keduanya dimasukkan ke dalam
reaktor biogas yang berbeda. Dalam reaktor tersebut dipastikan tidak
ada bakteri Methanobacterium sp yang hidup sebelumnya. Menurut
pendapatmu, reaktor manakah yang akan menghasilkan gas metana
paling banyak?
Menalar
4. Perhatikan grafik produksi jagung antara tahun 1960 sampai 2010
berikut!
a. Apa saja faktor yang mempengaruhi produksi jagung?
b. Pada tahun berapakah infeksi patogen menurunkan produktivitas
tanaman jagung?
c. Jelaskan pengaruh kekeringan terhadap produktivitas tanaman jagung?
d. Bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap produktivitas
tanaman jagung?
e. Apa yang akan terjadi terhadap produksi tanaman
JAWABAN
1. Faktor yang menyebabkan penyebaran penyakit berbasis lingkungan menjadi lebih mudah tersebar:
Mobilitas manusia dan hewan yang meningkat. Mobilitas manusia dan hewan yang meningkat dapat memperluas jangkauan penyebaran penyakit. Misalnya, penyakit malaria yang dibawa oleh nyamuk Anopheles dapat menyebar ke wilayah baru melalui perjalanan manusia.
Perubahan iklim. Perubahan iklim dapat menciptakan kondisi yang lebih menguntungkan bagi pertumbuhan patogen. Misalnya, peningkatan suhu dan curah hujan dapat menyebabkan peningkatan penyebaran penyakit seperti malaria dan dengue.
Penggundulan hutan. Penggundulan hutan dapat mengurangi habitat alami bagi hewan dan tumbuhan, yang dapat meningkatkan kontak antara manusia, hewan, dan patogen. Misalnya, penggundulan hutan dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit seperti rabies dan HIV/AIDS.
Peningkatan populasi. Peningkatan populasi dapat meningkatkan kepadatan penduduk, yang dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Misalnya, kepadatan penduduk yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit seperti flu dan diare.
2. Mengapa penghijauan hutan yang rusak (reforestasi) merupakan salah satu cara mengatasi pemanasan global?
Pemanasan global disebabkan oleh peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Hutan berperan penting dalam menyerap karbon dioksida, salah satu gas rumah kaca utama. Oleh karena itu, penghijauan hutan yang rusak (reforestasi) dapat membantu mengurangi konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer dan mengatasi pemanasan global.
3. Menurut pendapat saya, reaktor B akan menghasilkan gas metana paling banyak.
Bakteri Methanobacterium sp adalah bakteri anaerob, yang berarti mereka tidak dapat hidup di udara. Oleh karena itu, tabung B yang ditutup rapat akan lebih cocok untuk pertumbuhan bakteri Methanobacterium sp. Selain itu, oksigen murni dapat menghambat pertumbuhan bakteri Methanobacterium sp.
4. Jawaban pertanyaan a:
Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung adalah sebagai berikut:
Luas lahan. Luas lahan yang lebih besar akan memungkinkan petani untuk menanam lebih banyak jagung, sehingga dapat meningkatkan produksi.
Benih. Benih yang berkualitas akan menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan produktif.
Pupuk. Pupuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang.
Tenaga kerja. Tenaga kerja yang cukup akan membantu petani untuk melakukan kegiatan budidaya jagung, seperti penyiangan, pemupukan, dan pemanenan.
Iklim. Iklim yang mendukung pertumbuhan jagung, seperti curah hujan yang cukup dan suhu yang tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, akan meningkatkan produksi.
Jawaban pertanyaan b:
Berdasarkan grafik, infeksi patogen menurunkan produktivitas tanaman jagung pada tahun 1980 dan 1990-an. Hal ini ditandai dengan penurunan produksi jagung pada tahun-tahun tersebut.
Jawaban pertanyaan c:
Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman jagung mengalami kekeringan. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman jagung tumbuh kerdil, daunnya menguning, dan akhirnya mati. Hal ini dapat menurunkan produktivitas tanaman jagung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Aktivitas-belajar-mengajar-di-sekolah.jpg)