Berita Jambi
Bank Indonesia Dorong Peningkatan Pariwisata di Provinsi Jambi
Jumlah kunjungan wisman hingga bulan Agustus 2023 tercatat 7,44 juta wisman atau sekitar 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemulihan dan penguatan kinerja pariwisata pasca pandemi kembali menjadi satu penopang perekonomian nasional.
Di mana, sektor pariwisata dapat memberikan multiplayer effect terhadap banyak sektor lainnya.
Peningkatan wisman dan pergerakan mobilitas wisnus berkontribusi dalam peningkatan kinerja pada sektor akomodasi makanan minuman, perdagangan, transportasi, serta memperluas pasar UMKM.
Kendati demikian, akselerasi pemulihan kinerja pariwisata nasional masih memiliki sejumlah tantangan.
Berdasarkan data Travel and Tourism Development Index (TTDI) jumlah wisman yang masuk ke Indonesia masih belum kembali pada periode sebelum pandemi.
Jumlah kunjungan wisman hingga Agustus 2023 tercatat 7,44 juta wisman atau sekitar 70 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019.
Di Provinsi Jambi sendiri pada September 2023, Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang pada September 2023 mencapai 56,21 persen atau meningkat 2,14 poin dibandingkan periode yang sama tahun 2022.
Jumlah tamu yang menginap menunjukkan trend peningkatan dalam 2 tahun terakhir, dan di proyeksi masih terus meningkat namun belum kembali pada kondisi sebelum pandemi.
Untuk mendorong peningkatan Miswan di Provinsi Jambi, Bank Indonesia Provinsi Jambi bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jambi menghadirkan Kenduri Budayo 2023 di Candi Muaro Jambi.
Baca juga: Ikut Berbelasungkawa, PJ Bupati Sarolangun ke Rumah Korban Aksi Pemblokiran Jalan di Mandiangin
Baca juga: DPP PKB Targetkan Pasangan AMIN Raup Suara 1,5 Juta Di Jambi
Hermanto, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi mengatakan kegiatan, Kenduri Budayo 2023 yang dilaksanakan di Candi Muara Jambi ini merupakan partisipasi mereka bersama dalam GBWI atau Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia khususnya untuk mempromosikan serta meningkatkan perhatian masyarakat akan kaya nya kebudayaan dan sejarah di Provinsi Jambi.
"Selain itu juga untuk mendorong gerakan masyarakat berwisata di Jambi aja," ujarnya, Minggu (5/11/2023).
Kenduri Budayo 2023 menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu merangsang hadirnya wisatawan di candi Muaro Jambi.
Mulai dari hadirnya karnaval budaya mengelilingi situs percandian Muaro Jambi, kemudian hadir juga kesenian khas Jambi, mulai dari tari Lukah Gilo, pencak silat hingga menghadirkan Pasar Dusun Karet (Paduka).
Paduka sendiri merupakan upaya BI untuk mensinergikan pendapatan masyarakat dengan hadirnya wisatawan di area Muaro Jambi.
Dimana BI melati pelaku UMKM yang ada di area Candi Muaro Jambi agar mampu menghadirkan produk terbaik dan manajemen bisnis yang benar.
258 Peserta Ikut Rekoleksi Siswa-siswi Katolik SD-SLTA di Jambi, Semangat Meski Hujan |
![]() |
---|
Apakah Bus Listrik di Kota Jambi Bisa Diberhentikan di Luar Terminal? |
![]() |
---|
Kisah di Balik Nama Suci, Sebuah Ikatan Para Penjaga Hutan Harapan Jambi |
![]() |
---|
Pernyataan Sikap Organisasi Lintas Iman Provinsi Jambi: Jaga Indonesia, Jaga Jambi |
![]() |
---|
Wagub Sani Dorong PERHIPTANI Perkuat SDM Pertanian Jambi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.