Jumat, 5 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Liga Italia

Ketika Zlatan Ibrahimovic Bahas Juventus, Inter, Milan, hingga Romelu Lukaku

Zlatan Ibrahimovic telah terbuka mengenai sejumlah topik, mulai dari waktunya bersama Juventus, Inter dan AC Milan

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
IG/iamzlatanibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic, mantan pemain Juventus, Inter Milan, dan AC Milan 

“Dia memiliki begitu banyak peluang untuk mengeksploitasi bakatnya dan mengubah masa depannya. Tapi dia tidak pernah melakukannya, itulah kenyataannya."

Pada tahun 2009, Ibrahimovic pindah ke Catalonia untuk bergabung dengan Barcelona asuhan Pep Guardiola, namun segera menjadi jelas bahwa ia tidak cocok untuk tim atau, yang lebih penting, pelatih pada saat itu.

“Ini bukanlah masa yang mudah bagi saya di Barcelona, ​​pelatih ingin menjual saya dengan cara apa pun."

"Kami bermain melawan Milan dan Ronaldinho mengatakan kepada saya ‘Setelah pertandingan, ikutlah dengan kami’. Saat itu, (Adriano) Galliani datang ke rumah saya untuk meyakinkan saya."

“Saya memiliki hubungan yang baik dengan Silvio Berlusconi, dia memberi saya kesempatan untuk tersenyum lagi.”

Setelah serangkaian perpindahan lebih lanjut yang membawanya ke Paris Saint-Germain, Manchester United dan LA Galaxy, Ibrahimovic kemudian kembali ke San Siro untuk membantu Rossoneri meraih gelar Serie A lainnya.

Pencapaian itu merupakan pencapaian terbaik dalam kariernya, yakin pemain asal Swedia itu.

“Tidak ada superstar,” katanya.

“Kami harus menjalani pertandingan satu demi satu. Siapa pun yang siap tinggal, yang lain pergi. Sebuah grup luar biasa telah tercipta, yang terbaik yang pernah saya lihat.”

 

Baca juga: Prediksi Skor Norwegia vs Spanyol di Kualifikasi Euro 2024 Malam Ini - 01.45 WIB

Baca juga: Alasan Kuat Liga Pro Saudi Ingin Jose Mourinho Tinggalkan AS Roma

 

Selama periode keduanya bersama Milan, Ibra membentuk setengah dari citranya yang kini menjadi ikon ketika ia berhadapan langsung dengan Romelu Lukaku saat pemain Belgia itu berada di Inter.

Namun, tidak ada perasaan negatif di antara keduanya saat berada di luar lapangan.

“Sayangnya, tidak ada pertandingan final itu. Saya mengenalnya dan dia bukanlah orang yang sama dengan orang yang saya lawan di lapangan."

"Itu mengejutkanku saat itu, karena dia tidak biasanya seperti itu. Tapi begitulah aku.”

 

Sekarang Anda dapat menyimak update berita lainnya di tribunjambi.com dengan mengakses Google News

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved