Polisi Amankan 10 Motor dan Celurit dari 7 Orang Terduga Geng Motor di Kota Jambi

istimewa
Personel Polresta Jambi kembali mengamankan 7 orang pemuda dan remaja membawa senjata tajam, pada Minggu (8/10/2023) sekira 1:30 WIB.  

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Personel Polresta Jambi kembali mengamankan 7 orang pemuda dan remaja membawa senjata tajam. Ketujuh orang tersebut ditangkap oleh tim Polsek Jambi Timur dan Serigala Kota, pada Minggu (8/10/2023) sekira 1:30 WIB. 

Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, mengamankan 7 orang yang sedang minum alkohol dan membawa senjata tajam. 

"Kelompok yang ditangkap di yayasan Dekat langit Biru," kata Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko. 

Eko menyebut, saat diamankan anggota menemukan satu bilang Celurit tanpa satung dan satu lembar bendera hitam kain merk *kito kitolah*.

"Selain itu 10 unit sepeda motor berbagai merek tanpa kunci," sebut Eko. 

Ketujuh anak- anak yang diduga kelompok Gank motor tersebut dibawa dan diserahkan ke Polresta Jambi. Berikut barang bukti sepeda motor dan senjata tajamnya jenis Celurit dan bendera kelompok yang diamankan. 

Sebelumnya, personel Polsek Jambi Timur yang dipimipin Kapolsek Kompol Yumika Putra bersama tim Serigala Kota telah mengamankan anak- anak yang diduga kelompok gang motor.

"Mereka diamankan saat sedang minum minuman alkohol dan membawa senjata tajam," kata Eko. 

Lanjutnya, tim menemukan celurit tanpa sarung dan menemukan bendera yang bertuliskan "Kito-kitolah" ditempatkan anak-anak itu. 

Ketujuh orang yang diamankan tersebut ialah Ferdinan Sianturi (21) seorang mahasiswa beralamat di kecamatan Alam Barajo, M Fahzan (20) beralamat di Jambi Timur, M. Ade (22) Payo Lebar kecamatan Jelutung Kota Jambi, Akbar (19) Kadang Jaya kecamatan Jambi Timur.

MIA (15) kecamatan Tanggo Rajo Muaro Jambi, AM (17) kecamatan Tanggo Rajo Muaro Jambi dan RP (16) Talang Duku kabupaten Muaro Jambi.

Baca juga: Polresta Jambi Amankan 7 Orang Sedang Minum Alkohol, Diduga Geng Motor

Baca juga: Marak Geng Motor, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Minta Guru dan Orang Tua Melakukan Pembinaan

Baca juga: Sedang Patroli, Polisi Dibacok Geng Motor di Indramayu, Pelaku Masih Pelajar SMP dan SMA