Pilpres 2024

Tutup Rakernas, Megawati Yakin Ganjar Pranowo Menang di Pilpres 2024: Jadi Presiden ke-8 Indonesia

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meyakini Ganjar Pranowo dapat menjadi Presiden ke- 8 Indonesia.

Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews/ Kompas.com/ Kolase Tribun Jambi
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meyakini Ganjar Pranowo dapat menjadi Presiden ke- 8 Indonesia. 

Sehingga lahan subur tidak boleh dikonversikan.

"Gerakan mengkonsumsi makanan produksi dalam negeri harus dimulai dari sekarang."

"Makanan pendamping beras harus bisa juga dikonsumsi oleh masyarakat", ucap Megawati.

Megawati mencontohkan banyak negara seperti Afrika yang kelaparan karena tidak bisa mengarakan pertaniannya semakin baik.

Untuk itu, Indonesia harus berdiri diatas kaki sendiri dalam memetuhi pangan Indonesia.

"Dimulai dari petani dan nelayan kita, harus ada terapan On Farm dan Off Farm."

"(Juga) Infrastruktur pertanian khususnya kesejahteraan petani dan nelayan," kata Megawati.

Tak Sepakat Ubah Kebijakan Presiden Jokowi

Megawati Soekarnoputri tidak sepakat presiden dan wakil presiden terpilih di Pilpres 2024 mengubah kebijakan Presiden Jokowi.

Sebab menurut Ketua Umum PDI Perjuangan pentingnya kesinambungan kebijakan pemerintahan walaupun pemimpin berganti.

Hal itu disampaikan putri Ir Soekarno itu dalam pidato penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (1/10/2023).

Baca juga: Megawati Melongo Dengar Isu Ganjar Akan Menjadi Cawapres Mendampingi Prabowo

"Nah Indonesia adil makmur itu tidak akan terwujud, ah ini toh, apabila pemimpinnya lahir tanpa kesinambungan," kata Megawati Soekarnoputri.

Menurutnya, siapapun presiden yang terpilih pengganti Presiden Jokowi nantinya harus meneruskan kebijakan pemerintahan sebelumnya.

"Konsep ke depannya, siapa yang jadi presiden dia harus melakukan itu, meneruskan itu. Bukan siapa jadi presiden, dirubah. Lah gimana kapan mau majunya?" ujarnya.

"Lah itu yang saya bilang berdansa. Nanti ke sana, ke depan udah baik dirubah ke belakang lagi, dirubah lagi. Aduh saya sampai pusing kadang-kadang. Ini gimana sih maunya Republik ini," sambungnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved