Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Puncak Cuaca Panas Bulan Oktober 2023, November Baru Mulai Hujan

Dalam beberapa hari terakhir terjadi cuaca panas di sejumlah wilayah di Indonesia. Pengamatan BMKG suhu maksimum sekitar 35-38 derajat Celsius

Editor: Suci Rahayu PK
Shutterstock
Ilustrasi cuaca panas 

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam beberapa hari terakhir terjadi cuaca panas di sejumlah wilayah di Indonesia.

Dari pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) suhu maksimum sekitar 35-38 derajat Celsius pada siang hari selama periode 22-28 September 2023.

Perinciannya yakni 38 derajat Celsius (suhu maksimum) di Jawa Tengah dan 35-37 derajat Celsius di wilayah Jabodetabek pada 25 September 2023.

Apa yangmenjadi penyebab cuaca panas?

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menjelaskan, ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab suhu panas di sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Yakni pertumbuhan awan, peralihan musim hingga posisi Matahari.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Jumat 29 September 2023 Masih Anjlok, Emas Antam Turun Rp 5.000 Pergram

Baca juga: Lahan di Km 35 Sengeti Terbakar, Pengguna Jalan Sempat Cemas

Saat ini cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia terutama di Jawa hingga Nusa Tenggara (termasuk Jabodetabek) didominasi oleh kondisi cuaca yang cerah dan sangat minimnya tingkat pertumbuhan awan terutama pada siang hari.

"Kondisi ini tentunya menyebabkan penyinaran Matahari pada siang hari ke permukaan Bumi tidak mengalami hambatan signifikan, sehingga suhu pada siang hari di luar ruangan terasa sangat terik," ujarnya, seperti dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (29/9/2023).

Selain itu, posisi semu Matahari yang sedang berada di selatan ekuator juga mempunyai dampak.

Di mana wilayah Indonesia yang berada di daerah tersebut, termasuk Jawa hingga Nusa Tenggara mendapatkan pengaruh penyinaran Matahari yang relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah Indonesia lainnya.

Kendati demikian, fenomena astronomis tersebut tidak berdiri sendiri dalam mengakibatkan peningkatan suhu udara secara ekstrem di permukaan Bumi.

"Faktor-faktor lain seperti kecepatan angin, tutupan awan, dan tingkat kelembapan udara memiliki dampak yang lebih besar juga terhadap kondisi suhu terik di suatu wilayah seperti yang terjadi saat ini di beberapa wilayah Indonesia," paparnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah Iis Widya Harmoko menyampaikan bahwa kondisi suhu panas ini masih akan berlangsung hingga akhir Oktober 2023.

"Puncaknya sekitar bulan Oktober dan (suhu) akan turun lagi mulai November dan turun lagi Desember," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (28/9/2023).

informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG dapat disimak melalui:
Website BMKG https://www.bmkg.go.id, untuk prakiraan cuaca hingga level kecamatan
Akun media sosial @infobmkg
Aplikasi iOS dan android "Info BMKG"
Call center 196 BMKG
Atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved