Kakek Cabul di Depok Ngaku Korban Tertawa saat Dicabuli
Kakek 70 tahun yang mencabuli bocah hingga tewas memberi pengakuan. Ia mengaku tidak meremas kemaluan korban, tapi hanya mengusap.
TRIBUNJAMBI.COM – Kakek 70 tahun yang mencabuli bocah hingga tewas memberi pengakuan.
Ia mengaku tidak meremas kemaluan korban, tapi hanya mengusap.
Kakek cabul itu juga menyebut bahwa korban meninggal buka karena dari perbuatanya tersebut.
"Yang kejadian mah anak itu aja," kata N dilansir Tribunbogor.com
Ia berkukuh hanya melakukan pelecehan pada MDF dan tidak ada korban lain.
"Bukan pas ketahuan, kan di situ banyak orang tua," katanya.
Baca juga: Kronologi Bocah Tewas Setelah Dicabuli Kakek 70 Tahun, Sempat Mengeluh Sakit kepada Temannya
Baca juga: Seorang Bocah Tewas Dicabuli Kakek 70 Tahun di Depok, Ternyata Ada Puluhan Anak yang Dicabuli Pelaku
Kakek cabul di Depok ini pun mengelak, bahwa ia tak meremas kemaluan korban.
"Orang tibang saya usap, dia juga pada ketawa. kaga sakit kaga apa," kata N.
Ia juga mengelak bila korban bukan meninggal karena tindakannya.
"Saya kan bilang jam 6 dia, saya ngusapnya jam 3. Tiban ngusap begitu aja sama temen pada ketawa kong kata begitu," katanya.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Hadi Kristanto menerangkan korban sempat jatuh pingsan lalu dibawa ke rumah sakit.
"Pingsan, sampai rumah sakit meninggal," kata Hadi
Hal tersebut terjadi setelah kemaluan korban diremas kakek cabul di Depok.
"Siang 14.00 WIB, kemaluannya diremas," jelas Kompol Hadi Kristanto.
Ketua RT 1 Sukamaju, Slamet menerangkan bahwa N dan korban masih memiliki ikatan saudara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/28092016-ilustrasi-pencabulan_20160928_213257.jpg)