Berita Jambi
Jambi Masih Diselimuti Kabut Asap, Pencemaran Udara Kategori Tidak Sehat
Udara Kota Jambi terpantau makin buruk, Sabtu (30/9/2023). Sekitar pukul 07.00 wib aroma asap sudah sangat terasa di seputaran Kota Jambi, ditambah
TRIBUNJAMBI.COM - Udara Kota Jambi terpantau makin buruk, Sabtu (30/9/2023).
Sekitar pukul 07.00 wib aroma asap sudah sangat terasa di seputaran Kota Jambi, ditambah asap terlihat lebih tebal jika dibandingkan kemarin.
Berdasarkan data di situs BMKG.id, konsentrasi Partikulat PM2.5 Kota Jambi pada pukul 08.00 wib tadi berada pada angka 265.60 Mikro Gram Permeter kubik.
Angka ini menunjukan kualitas udara Kota Jambi dalam kondisi berbahaya.
Sementara, kemarin di waktu yang sama konsentrasi Partikulat PM2.5 berada pada angka 218.40 Mikro Gram Permeter kubik.
BMKG Provinsi Jambi melalui WA Grub Info BMKG Jambi malam tadi telah mengeluarkan rilis sebaran asap wilayah Indonesia tanggal 29 September 2023 pukul 16.00 WIB berdasarkan Citra Satelit.
Baca juga: Dinar Candy Tak Terima Disebut Pelakor, Minta Ko Apex Tanggung Jawab Bersihkan Nama Baiknya
Baca juga: Seorang Bocah Tewas Dicabuli Kakek 70 Tahun di Depok, Ternyata Ada Puluhan Anak yang Dicabuli Pelaku
Dimana terdeteksi adanya sebaran asap di wilayah Provinsi Jambi dan di Provinsi Sumatera Selatan.
Sedangkan arah angin bertiup dari tenggara ke barat Laut, sehingga diprakirakan asap akan bergerak atau memasuki wilayah Provinsi Jambi.
Annisa Fauziah Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi menjelaskan ada lima parameter kualitas udara berdasarkan konsentrasi Partikulat Meter(PM)2.5.
Yaitu baik, sedang, tidak sehat, sangat tidak sehat dan berbahaya.
Untuk kategori baik PM2.5 berada pada angka 0-15.5 Mikro Gram Permeter kubik, Sedang PM2.5 berada pada angka 15.6-55.5 mikro gram permeter kubik, Tidak Sehat PM 2.5 berada pada angka 55.5 - 150.4 mikro gram permeter kubik.
Semangat itu, untuk kategori Sangat Tidak Sehat PM 2.5 berada pada angka 150.5-250.4 Mikro Gram Permeter kubik dan kondisi berbahaya berada pada angka 250.5 mikro gram permeter kubik.
"Kalau di angka 265.60 mikro gram permeter kubik berarti masuk dalam kondisi berbahaya," ujarnya.
Baca juga: Ratusan Tenaga Kerja Asing Bekerja di Jambi, Kesbangpol: Masih Banyak yang Belum Melapor
Baca juga: Kualitas Udara Memburuk, Bupati Batanghari Imbau Masyarakat Gunakan Masker
Kondisi Udara di Batanghari
Kondisi indeks standar pencemaran udara (ISPU) di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari meningkat dan masuk kategori tidak sehat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kabut-asap-di-Sungai-Batanghari.jpg)