Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Udara Pagi di Jambi Tak Sehat, Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumsel

Provinsi Jambi mengalami penurunan kualitas udara menjadi tidak sehat terutama di pagi hari, penyebabnya kebakaran hutan lahan (karhutla) di provinsi

Editor: Suci Rahayu PK
Kolase
Provinsi Jambi mengalami penurunan kualitas udara menjadi tidak sehat terutama di pagi hari, 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Provinsi Jambi mengalami penurunan kualitas udara menjadi tidak sehat terutama di pagi hari, penyebabnya kebakaran hutan lahan (karhutla) di provinsi tetangga.

Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi dan sekitarnya dibawa oleh arah angin yang umumnya bertiup dari Tenggara ke Barat Laut, sehingga diprakirakan asap bergerak memasuki wilayah Provinsi Jambi.

“Kita terima resikio itu, ketika ada karhutla di provinsi tetangga dan arah anginnya ke Jambi, jadi terbawa,” kata Gubernur Jambi Al Haris, baru-baru ini.

Kabut asap di Kota Jambi Rabu (27/9/2023) tampak menebal pada pagi hari.
Kabut asap di Kota Jambi Rabu (27/9/2023) tampak menebal pada pagi hari. (tribunjambi/musawira)

Agar Jambi tidak menjadi penyumbang kabut asap dampak dari karhutla, Al Haris meminta semua daerah waspada, terlebih Satgas karhutla jangan lengah tetap terus menjaga dan mengawal jangan sampai ada warga yang membakar lahan.

“Tim masih terus di lapangan. Allhamdullilah, daerah-daerah yang sangat mungkin untuk ada curah hujannya itu kita bantu dengan TMC. Berapa hari lalu Jambi juga diguyur hujan. Kondisi hari ini cukup baik, artinya hotspot tidak terlalu banyak,” ujarnya.

Ditanya mengenai kebijakan untuk kegiatan belajar mengajar, Al Haris bilang akan melihat kondisi beberapa hari ke depan apakah semakin parah atau seperti apa.

“Saya akan lihat beberapa hari ke depan ya,” pungkasnya.

Baca juga: Diselimuti Kabut Asap, Udara di Kabupaten Tanjab Timur Tidak Sehat

Baca juga: Info BMKG Terkini Kamis 28 September 2023, Gempa Guncang Aceh Singkil, Simak Data Lengkapnya

Kiriman dari Sumsel

Kordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi Annisa Fauziah menyebut jika buruknya udara di Kota Jambi di akibatnya adanya kiriman asap dari Sumatera Selatan sehingga membuat polutan pada pukul 08.00 -09.00 wib mengendap di atas atmosfir.

Namun kondisi ini cendrung berkurang seiring masuknya sinar matahari dan angin berhembus kencang.

"Untuk itu kami himbau bagi masyarakat untuk waspada di pagi hari," ujarnya.

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Info BMKG Terkini Kamis 28 September 2023, Gempa Guncang Aceh Singkil, Simak Data Lengkapnya

Baca juga: Putri Ariani Juara Keempat Americas Got Talent 2023, Juara Pertama Asal Rumania

Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Batanghari Segera Lantik Sumardi untuk Gantikan Almarhum Hartono

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved