Lecce
Pelatih Lecce Sebut 3 Keputusan Kontroversial saat Kalah dari Juventus
Pelatih Lecce, Roberto D’Aversa merasa ‘wasit membuat beberapa evaluasi yang salah’ pada tiga insiden kontroversial melawan Juventus.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM - Pelatih Lecce, Roberto D’Aversa merasa ‘wasit membuat beberapa evaluasi yang salah’ pada tiga insiden kontroversial melawan Juventus.
Meski demikian, dia tetap tidak ingin ‘menciptakan alibi’ untuk timnya.
Salentini bersama pemuncak klasemen Inter menjadi satu-satunya tim yang masih belum terkalahkan di Serie A musim ini.
Sayangnya, mereka juga kehilangan rekor tersebut dengan kekalahan 1-0 di Allianz Juventus Stadium.
Ini adalah pertandingan dengan sedikit peluang, ditentukan oleh Arkadiusz Milik yang memanfaatkan sundulan Adrien Rabiot di tiang belakang.
Ada tiga situasi kontroversial dalam pertandingan tersebut, namun tidak ada satupun yang bisa dinilai oleh VAR.
Yang pertama adalah tendangan sudut yang menjadi asal mula gol, sepertinya Rabiot mendapat sentuhan terakhir, kemudian pada tendangan sudut awal bola membentur lengan Daniele Rugani.
Namun Lecce kemudian sempat merebut kembali penguasaan bola sebelum pergerakannya mengarah ke gawang.
Artinya, gol tersebut tidak terjadi secara langsung dalam proses terjadinya gol dan di luar jangkauan VAR.
Baca juga: Juventus Terus Ragukan Kemampuan Wojciech Szczesny usai Kalah 4-2 dari Sassuolo
Baca juga: Info Skuad Arsenal jelang Lawan Brentford di Piala EFL, 6 Pemain Inti Cedera
Insiden ketiga terjadi di penghentian ketika Mohamed Kaba mendapat kartu kuning kedua karena simulasi ketika dia tampak tersandung dan kehilangan keseimbangan setelah bertengkar dengan lawan.
VAR tidak bisa mengintervensi kartu kuning, jadi karena itu bukan penalti, kartu kuning untuk simulasi ini harus tetap berlaku.
“Ada penyesalan atas defleksi Rabiot yang terlihat jelas di sepak pojok, kami tidak selalu membutuhkan VAR untuk terlibat,” kata D’Aversa kepada DAZN.
Hasil Imbang Lecce atas Juventus Tingkatkan Gengsi dan Percaya Diri |
![]() |
---|
Marco Giampaolo, Mantan Pelatih AC Milan dan Torino Kini Tangani Lecce |
![]() |
---|
Lecce Pecat Roberto D'Aversa, Kenapa? |
![]() |
---|
AS Roma 2-1 Lecce: Falcone jadi Kiper Pertama yang Tepis Penalti Lukaku |
![]() |
---|
Tak Cuma Juventus dan Atalanta, AS Roma Juga Kepincut Gelandang Lecce, Morten Hjulmand |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.