Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen 27 September 2023 - Membangun Iman dalam Konteks

Bacaan ayat: Yesaya 19:24-25 (TB) Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi,

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @ferinugroho77
Pdt Feri Nugroho 

Renungan Harian Kristen 27 September 2023 - Membangun Iman dalam Konteks

Bacaan ayat: Yesaya 19:24-25 (TB) Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi, yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman: "Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku."

Oleh Pdt Feri Nugroho

Di Mesir terdapat sebuah gereja dengan sebutan Gereja Sampah. Ya benar, kita tidak salah baca: Gereja Sampah.

Lingkungan dimana gereja ini ada, adalah komunitas orang-orang yang menjadikan sampah sebagai sebagai matapencahariannya.

Segala barang yang disebut sampah dari kota Mesir dibuang ke tempat ini dan bagi mereka yang tinggal, barang buangan tersebut menjadi berkat yang menjadikan mereka bertahan hidup dan menikmati kasih Tuhan.

Sampah dipilah dan diolah kembali menjadi barang lain dan dijual kembali untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Minimal, mereka adalah para pejuang lingkungan hidup meskipun hidup bertabur dengan bau menyengat yang tidak sedap.

Kembali ke Gereja Sampah; dibangun pada ceruk bukit batu berbentuk sebuah goa.

Menjorok dalam ceruk batu dengan atap langit dibagian atas dan bagian bawah dari langit-langit goa. Terasa mencekam jika sewaktu-waktu bukit batu tersebut runtuh.

Bisa dibayangkan kala Daud menyebut Tuhan sebagai tempat perlindungan seperti bukit batu, adalah pengalaman nyata ketika ia berlindung di balik batu dari serangan musuh.

Pada dinding luar pintu tertulis kata pengharapan bahwa 'yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman: "Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku."

Sebuah pengharapan untuk menjadi berkat ditengah kehidupan yang menjadi tempat pembuangan sampah.

Dapat dibayangkan, proses pembangunan yang begitu lama harus mereka alami demi mendapatkan tempat ibadah.

Pada akhirnya tempat tersebut menjadi simbol perjuangan dan kehidupan beriman yang hadir dalam sebuah konteks yang nyata: sampah!

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved