Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tafsir Mimpi

Arti Mimpi Sandal Putus Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya

Dalam beberapa kasus,arti mimpi sandal putus juga bisa menjadi pertanda baik seperti mendapatkan sesuatu yang baru dan lebih baik dari yang sebelumnya

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Istimewa
Sandal putus 

TRIBUNJAMBI.COM - Secara umum, mimpi sandal putus sering dikaitkan dengan hal-hal yang negatif, seperti pertanda buruk, kegagalan, atau hambatan.

Namun, dalam beberapa kasus, mimpi sandal putus juga bisa menjadi pertanda baik.

Berikut adalah beberapa arti mimpi sandal putus pertanda baik:

Mimpi sandal putus dan menemukan sandal baru
Mimpi ini menandakan bahwa si pemimpi akan mendapatkan sesuatu yang baru dan lebih baik dari yang sebelumnya. Hal ini bisa berupa pekerjaan baru, pasangan baru, atau hal-hal lain yang positif.

Mimpi sandal putus dan memperbaikinya sendiri
Mimpi ini menandakan bahwa si pemimpi adalah orang yang mandiri dan mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Hal ini akan membawa kesuksesan dan kemandirian bagi si pemimpi.

Mimpi sandal putus dan diperbaiki oleh orang lain
Mimpi ini menandakan bahwa si pemimpi akan mendapatkan bantuan dari orang lain untuk menyelesaikan masalahnya. Bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi si pemimpi dan akan membawanya pada kesuksesan.

Selain itu, arti mimpi sandal putus pertanda baik juga bisa dikaitkan dengan situasi dan kondisi si pemimpi saat ini. Misalnya, jika si pemimpi sedang merasa tidak nyaman dengan pekerjaannya, maka mimpi sandal putus bisa menjadi pertanda bahwa si pemimpi akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Mimpi Sebagai Petunjuk

Tidak semua mimpi yang dialami oleh seseorang bisa dijadikan sebagai petunjuk, sebab ada kemungkinan mimpi yang dialami bukan berasal dari petunjuk Allah, tapi karena bisikan setan.

Mimpi bisa juga disebabkan tersibukkannya seseorang memikirkan suatu objek tertentu hingga objek itu terbawa dalam mimpinya.

Dalam Islam, mimpi yang dapat dijadikan pijakan adalah mimpi yang betul-betul berasal dari petunjuk Allah.  

Nabi Muhammad menjadikan dasar penetapannya pada sebuah mimpi yang dialami para sahabat. 

Dalam menentukan pensyariatan adzan yang berdasarkan mimpi Abdullah bin Zaid dan Umar bin Khattab. Hal ini merupakan salah satu contoh dari mimpi yang merupakan petunjuk dari Allah.

Untuk membedakan antara mimpi yang benar-benar petunjuk dari Allah dengan mimpi yang berasal dari bisikan setan, salah satunya dengan menandai waktu terjadinya mimpi tersebut. 

Jika mimpi terjadi dini hari atau saat waktu sahur, kemungkinan besar mimpi itu adalah mimpi yang benar dan dapat ditafsirkan. 
Sedangkan mimpi yang dipandang merupakan bisikan dari setan adalah mimpi yang terjadi pada awal-awal malam atau saat petang. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved