Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjabtim

Harga Kelapa di Kabupaten Tanjabtim Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Harga kelapa dan kopra di Kabupaten Tanjabtimur masih turun, untuk harga kelapa bulat masih rendah sekitar Rp 1000 per kilogramnya, sedangkan harga ko

Penulis: anas al hakim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Solehan
Harga kelapa dalam di Tanjabtim anjlok. Banyak petani mengeluh. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK- Harga kelapa dan kopra di Kabupaten Tanjabtimur masih turun, untuk harga kelapa bulat masih rendah sekitar Rp 1000 per kilogramnya, sedangkan harga kopra mentah hanya Rp 3400 per Kilogram.

Dikatakan Jaya, satu Petani yang ada di Kabupaten Tanjabtimur, bahwa sebelumnya sempat normal, tapi dalam beberapa bulan terakhir ini turun, sehingga petani banyak yang mengeluh.

"Mengenai harga kelapa yang murah tersebut, dikarenakan permintaan dari Jambi yang hingga saat ini masih kurang, sehingga mempengaruhi harga yang terjadi ditingkat petani," jelasnya, Senin (11/09/23).

Lanjutnya, untuk itu, dia berharap agar harga kelapa ini bisa kembali normal, sehingga ekonomi masyarakat atau petani juga bisa normal kembali.

"Kami berharap agar harga kelapa ini bisa normal seperti biasanya, karena sekarang ini kebutuhan sehari-hari cukup malah terkadang tak mencukupi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Awaluddin, ia menjelaskan turunnya harga Kelapa dalam saat ini, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) kedepan, akan dilakukan hilirisasi.

"Hilirisasi Ini yang harus kita wujudkan di kabupaten Tanjung jabung Timur ini, sehingga kelapa tidak dikirim dalam bentuk kelapa saja, melainkan dalam bentuk kemasan minyak," terangnya.

Menurutnya, memang kondisi sekarang in hasil panen kelapa banyak dan ini sangat berpengaruh terhadap harga kelapa pasti otomatis turun.

Ada beberapa faktor yang membuat harga kelapa ini turun, salah satunya hasil panen yang banyak dan permintaan kebutuhan yang sedikit.

"Jadi salah satu penyebab turunnya harga kelapa dalam saat ini, yaitu permintaan serta penawaran yang rendah. Dan dari hasil rekapanpun, sementara ini buah kelapa lagi panen bnayak," pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: PT ABT Akui Belum Beri Kontribusi ke Kabupaten Tebo

Baca juga: Prediksi Awal Musim Hujan oleh BMKG, Jambi Hujan Bulan Oktober 2023

Baca juga: Hasil RDP di DPRD Tebo Soal Warga yang Diduga Garap Lahan di Kawasan Hutan Capai Kesepakatan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved