Pilpres 2024
Anies Baswedan Yakin PKS Tetap Dukung di Pilpres 2024 Meski Muhaimin Iskandar Jadi Cawapres
Anies Baswedan meyakini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan terus mendukung dirinya sebagai Bacapres di Pilpres 2024.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Anies Baswedan meyakini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan terus mendukung dirinya sebagai Bacapres di Pilpres 2024.
Hal ini menanggapi kemungkinan PKS mencabut dukungan setelah Ketua Umum PKB dipilih menjadi bakal cawapresnya.
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dipilih untuk mendampingi Anies di pesta demokrasi lima tahunan itu.
Bahkan penunjukan itu sempat menimbulkan gejolak, terutama bagi Partai Demokrat.
Sebab sebelumnya bahwa AHY digadang-gadang menjadi Cawapres Anies Baswedan.
Akhirnya Demokrat menyatakan tidak menjadi bagian dari Koalisi Perubahan dan mencabut dukungannya dari Anies Baswedan.
Bagaimana bila hal serupa dengan PKS?
Anies Baswedan pun menjawab kemungkinan tersebutr.
Baca juga: Cak Imin Minta Maaf ke AHY Karena Tak Niat Tikung dari Anies Baswedan: Beneran Itu Kebetulan Sekali
Baca juga: Usai Tikung AHY dari Anies, Muhaimin Iskandar Harap Demokrat Gabung Kembali ke Koalisi Perubahan
Baca juga: Update Dugaan Ketua DPC Gerindra Aniaya Kader PDIP: Jabatan Dicopot, Pidana Diserahkan ke Polisi
"Kami terus berharap dan Insyaallah PKS akan terus bersama, karena memang PKS adalah pendiri Koalisi Perubahan. Koalisi Perubahan ini dibangun oleh PKS, oleh Nasdem dan waktu itu oleh Demokrat," kata Anies di Palembang seperti dikutip dari YouTube Kompas TV, Minggu (10/9/2023).
Anies menyebut, PKS tak akan mempersoalkan bergabungnya PKB ke Koalisi Perubahan.
"Jadi PKS adalah pendiri, penggagas, dan bekerja sama sejak awal. Kami bersyukur sekarang ada PKB. InsyaAllah terus bersama kita songsong perubahan," ujarnya.
DPP PKS sendiri mengaku menunggu kedatangan elite PKB di markasnya.
Adapun tujuan pertemuan itu untuk membicarakan kelanjutan koalisi mendukung Anies Baswedan sebagai bakal capres di Pilpres 2024 mendatang.
"Adapun masalah komunikasi kehadiran kami masih menunggu kehadiran PKB di PKS agar koalisi ini lebih solid dan komunikasi lebih lancar dan kami berharap koalisi perubahan ini bisa memenangkan pemilu pada tahun 2024," kata Juru bicara DPP PKS Muhammad Iqbal kepada wartawan, Jumat (8/9/2023).
Ia menyatakan, pihaknya akan tetap berkomitmen untuk mendukung Anies di pesta demokrasi nanti.
Baca juga: Viral Foto Budiman Sudjatmiko Bareng Anies Baswedan, Jusuf Kalla dan Adik Prabowo di Media Sosal
"PKS sudah menegaskan bahwa hasil keputusan Majelis Syura PKS yang ke-6 menetapkan Pak Anies Rasyid Baswedan sebagai (bakal) calon presiden begitu kami juga menyambut baik kehadiran PKB sebagai partai pendukung koalisi," ujarnya.
Muhaimin Iskandar Minta Maaf ke AHY dan Partai Demokrat
Bacawapres Anies Baswedan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta maaf kepada Partai Demokrat dan Agus HArimurti Yudhoyono (AHY).
Permintaan maaf tersebut disampaikannya lantaran tak berniat merebut posisi Cawapres dari Anies Baswedan.
Ketua Umum PKB itu menjelaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak memiliki rencana untuk 'mendepak' AHY dari bursa Cawapres.
Sebab dia mengklaim bahwa tawaran menjadi Cawapres mendampingi Anies Baswedan tiba-tiba muncul.
Tawaran itu muncul kata Muhaimin Iskandar, setelah pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Cak Imin menjelaskan saat itu PKB sedang dilema lantaran mendengar kabar batal dijadikan Cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Koalisi Indonesia Maju.
"Pada akhirnya kita curiga, dan berkesimpulan bahwa akhirnya hubungannya (dengan Gerindra) ini tidak bisa berlanjut, puncaknya adalah saat saya dan teman-teman melakukan rapat koordinasi nasional bersamaan tepat saat PAN merayakan ulang tahun dan mengganti nama KKIR."
Baca juga: Gempa Hari Ini Senin 11 September 2023 Guncang Daruba Maluku Utara
"Tanggal 28 Agustus, itu puncaknya di situ, saat rapat koordinasi nasional PKB yang mengundang seluruh PKB se Indonesia yang sebetulnya membahas Pileg, tapi tiba-tiba ada kabar kepastian koalisi KKIR itu berubah menjadi Koalisi Indonesia Maju dan memang sudah hampir pasti cawapresnya bukan saya," jelas Cak Imin dalam program Rosi Kompas Tv, Kamis (7/9/2023).
Pada akhirnya, saat Cak Imin kembali dalam rapat Rakornas, dia diminta untuk segera bergerak mencari solusi.
"Saya pulang ke Rakornas, sudah marah semua dan mengatakan ibarat ini air itu tidak boleh stuck, kalau bahasa Jawa Timur gak boleh menggenang, kalau menggenang akan bau dan seterusnya."
"Lalu saya ditugaskan kepada ketua umum untuk mencari aliran-aliran yang memungkinkan, pas emosinya PKB itulah saya diajak makan malam Bang Surya, makanya saya minta maaf kepada teman-teman Demokrat, saya tidak tahu tiba-tiba saya dikabarin Bang Surya Paloh ngajak makan malam, beneran itu kebetulan sekali," lanjut Cak Imin.
Hingga pada pertemuan itu tersusunlah pemikiran duet Anies Baswedan dan Cak Imin karena keduanya sama-sama butuh untuk mengisi kekosongan posisi.
Dimana Partai Nasdem membutuhkan sosok cawapres mendampingi Anies Baswedan.
"Dalam dialog (pertemuan itu), Bang Surya bilang kamu punya cawapres, saya punya capres. Pada saat itu ia mengatakan belum ada keputusan cawapres (di Koalisi Perubahan untuk Persatuan) semua sedang proses dan tidak ada keputusan."
"(Dalam hati saya) jangan-jangan ini Tuhan ngasih jalan ini, ngasih ini kesempatan, begitu saya bilang," jelas Cak Imin.
Setelah berkonsultasi dengan para ulama, keluarlah kesimpulan bersama untuk maju di Pilpres 2024.
"Kita salaman NasDem-PKB, dan saya tidak menyangka tanggal 2 itu tiba-tiba tanda tangan," jelas Cak Imin.
Pertemuan berujung deklarasi Anies-Cak Imin itu membuat Demokrat hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Cak Imin sebenarnya berharap agar Demokrat bisa tetap bersama dalam satu koalisi.
Dirinya menilai dengan makin banyaknya partai yang bergabung maka cita-cita untuk mewujudkan perubahan akan makin dirasa mudah.
Karena itu, mantan Menteri Ketenagakerjaan RI tersebut berharap agar Demokrat bisa tetap bersama di dalam koalisi.
"Semakin banyak semakin bagus banyak partai yang bergabung akan bagus, bahkan kita berharap Demokrat juga bisa bergabung kembali," kata Cak Imin usai ziarah di Makam Sunan Gunung Djati, Cirebon, Jumat (8/9/2023).
Namun, Partai Demokrat dengan tegas menolaknya.
Demokrat Pilih Hengkang
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra menegaskan tidak ada Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK) untuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Ia mengungkapkan partainya sudah move on dari koalisinya itu.
"Sudah jelas mas kita move on. Tidak ada CLBK. Sudah cukup. Jangan sampai dikhianati sekali, masih terus jadi bucin. Cukuplah kita di-ghosting."
"Kita tidak menolak ya. Yang pasti kalau dari kami tidak akan ada yang namanya CLBK. Intinya itu. Kami tidak ada CLBK dan tidak mau dighosting kembali," kata Herzaky di DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/9/20223).
Pihaknya pun mengucapkan selamat atas penyatuan kedua sosok itu, Anies-Cak Imin.
"Silakan, jalan saja, kalau misal beliau jalan. Saat ini kami ucapkan selamat seperti yang disampaikan Ketum kami AHY, untuk Pak Muhaimin selamat saat ini sudah mendeklarasikan sebagai capres dan cawapres, selamat menempuh hidup baru. Selamat menjalani, sampai bertemu nanti di debat capres," kata Herzaky.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Taman Hutan Kota M Sabki, Destinasi Wisata Alam di Kota Jambi
Baca juga: Jadwal Timnas Turkmenistan U-23 vs Timnas Indonesia U-23, Laga Krusial untuk Lolos ke Piala Asia U23
Baca juga: Gempa Hari Ini Senin 11 September 2023 Guncang Daruba Maluku Utara
Baca juga: Update Dugaan Ketua DPC Gerindra Aniaya Kader PDIP: Jabatan Dicopot, Pidana Diserahkan ke Polisi
Anies Baswedan
Muhaimin Iskandar
Cak Imin
PKS
Pilpres 2024
AHY
Partai Demokrat
Koalisi Perubahan
Tribunjambi.com
Luhut Beri Pesan ke Prabowo Subianto: Jangan Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan Anda, akan Merugikan |
![]() |
---|
Surya Paloh dan Prabowo Subianto Sepakat Kerja Sama: untuk Kepentingan Rakyat Indonesia |
![]() |
---|
Senyum Anies Baswedan Dikomentari Prabowo Subianto: Berat Sekali |
![]() |
---|
Prabowo Subianto Sambangi Kantor DPP PKB, Disambut Muhaimin Iskandar |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Gibran Rakabuming Raka yang Ditetapkan sebagai Wakil Presiden Terpilih |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.