Gempa Maroko
2.012 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Maroko, Bupati Sukabumi Termasuk Korban yang Selamat
Pascagempa, Raja Mohammed VI mengumumkan tiga hari berkabung nasional setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 mengguncang Maroko
Di daerah pegunungan terpencil, seluruh desa dilaporkan rata dengan tanah.
Di tempat-tempat seperti itu sulit dijangkau, jalan pegunungan dipenuhi bebatuan dan puing-puing lainnya, sehingga menyulitkan akses bagi layanan darurat.
Pemerintah Maroko belum secara resmi meminta bantuan dari komunitas internasional, yang merupakan langkah yang diperlukan agar kru penyelamat dari luar dapat dikerahkan.
Meski begitu, PBB mengatakan pihaknya siap membantu.
Kesaksian Korban Selamat
Diketahui, pusat gempa berada di Pegunungan High Atlas, tujuan wisata populer dengan status warisan dunia, terletak di 71 kilometer barat daya Marrakesh.
Seorang turis asal Australia, Tri mengatakan, saat itu ia sedang melakukan tur di Marrakesh ketika kelompoknya terpaksa dievakuasi.
"Kami hendak pergi tidur dan kemudian kami terbangun karena ruangan mulai bergetar. Tidak ada cara lain; kami berjalan bolak-balik dan semuanya mulai bergerak dan gambar mulai bergerak. Jadi kami hanya mengambil beberapa pakaian dan tas kami, lalu berlari keluar," katanya, seperti diberitakan SBS News.
Gempa pada Jumat (8/9/2023) itu adalah gempa bumi paling mematikan di negara itu sejak tahun 1960, ketika Agadir dilanda gempa berkekuatan 6,7 skala Richter dan menewaskan 12.000 orang.
Getaran gempa terasa hingga Aljazair dan wilayah Andalusia Spanyol, di seberang Selat Gibraltar yang memisahkan negara tersebut dari Maroko.
Dua Bupati Selamat
Sementara itu, saat gempa terjadi, dua kepala daerah asal Indonesia sedang berada di Maroko.
Mereka yakni Bupati Sukabumi Jawa Barat Marwan Hamami dan Bupati Kebumen Jawa Tengah Arif Sugiyanto.
Bupati Marwan Hamami maupun Arif Sugiyanto datang ke Maroko untuk menghadiri Konferensi Internasional ke 10 tentang Geopark Global UNESCO yang diselenggarakan oleh M’Goun UNESCO Global Geopark.
Hingga berita ini diturunkan Marwan Hamami saat ini masih berada di Maroko.

Kesaksian 2 Pejabat Indonesia Saat Detik-detik Gempa Bermagnitudo 6,9 Guncang Maroko |
![]() |
---|
Update Gempa di Maroko: Jumlah Korban Bertambah Jadi 2.122 Meninggal dan 2.421 Terluka |
![]() |
---|
Cerita Korban Selamat Gempa di Maroko: Saya Tertidur Saat Gempa, Terjebak, Diselamatkan Tetangga |
![]() |
---|
Sejumlah Pesepak Bola Bantu Gempa Maroko, Ronaldo Sulap Hotelnya Jadi Tempat Pengungsi |
![]() |
---|
Update Gempa di Maroko: 2000 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.