Gempa Maroko

2.012 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Maroko, Bupati Sukabumi Termasuk Korban yang Selamat

Pascagempa, Raja Mohammed VI mengumumkan tiga hari berkabung nasional setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 mengguncang Maroko

|
Editor: Rahimin
FADEL SENNA / AFP
Angkatan Bersenjata Kerajaan Maroko mengevakuasi jenazah dari sebuah rumah yang hancur akibat gempa bumi di desa pegunungan Tafeghaghte, barat daya kota Marrakesh, pada 9 September 2023. 

Di daerah pegunungan terpencil, seluruh desa dilaporkan rata dengan tanah.

Di tempat-tempat seperti itu sulit dijangkau, jalan pegunungan dipenuhi bebatuan dan puing-puing lainnya, sehingga menyulitkan akses bagi layanan darurat.

Pemerintah Maroko belum secara resmi meminta bantuan dari komunitas internasional, yang merupakan langkah yang diperlukan agar kru penyelamat dari luar dapat dikerahkan.

Meski begitu, PBB mengatakan pihaknya siap membantu.

Kesaksian Korban Selamat

Diketahui, pusat gempa berada di Pegunungan High Atlas, tujuan wisata populer dengan status warisan dunia, terletak di 71 kilometer barat daya Marrakesh.

Seorang turis asal Australia, Tri mengatakan, saat itu ia sedang melakukan tur di Marrakesh ketika kelompoknya terpaksa dievakuasi.

"Kami hendak pergi tidur dan kemudian kami terbangun karena ruangan mulai bergetar. Tidak ada cara lain; kami berjalan bolak-balik dan semuanya mulai bergerak dan gambar mulai bergerak. Jadi kami hanya mengambil beberapa pakaian dan tas kami, lalu berlari keluar," katanya, seperti diberitakan SBS News.

Gempa pada Jumat (8/9/2023) itu adalah gempa bumi paling mematikan di negara itu sejak tahun 1960, ketika Agadir dilanda gempa berkekuatan 6,7 skala Richter dan menewaskan 12.000 orang.

Getaran gempa terasa hingga Aljazair dan wilayah Andalusia Spanyol, di seberang Selat Gibraltar yang memisahkan negara tersebut dari Maroko.

Dua Bupati Selamat

Sementara itu, saat gempa terjadi, dua kepala daerah asal Indonesia sedang berada di Maroko.

Mereka yakni Bupati Sukabumi Jawa Barat Marwan Hamami dan Bupati Kebumen Jawa Tengah Arif Sugiyanto.

Bupati Marwan Hamami maupun Arif Sugiyanto datang ke Maroko untuk menghadiri Konferensi Internasional ke 10 tentang Geopark Global UNESCO yang diselenggarakan oleh M’Goun UNESCO Global Geopark.

Hingga berita ini diturunkan Marwan Hamami saat ini masih berada di Maroko.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat berfoto di Masjid Koutoubia, Maroko, sebelum mengalami kerusakan akibat diguncang gempa bumi magnitudo 6,9, Jumat (8/9/2023).
Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat berfoto di Masjid Koutoubia, Maroko, sebelum mengalami kerusakan akibat diguncang gempa bumi magnitudo 6,9, Jumat (8/9/2023). (Dok Sekdis Kominfosan Kab Sukabumi)
Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved