Pria LGBT di Medan Dirampok Gerombolan Teman Kencannya, Isi ATM Dikuras Pelaku
Seorang pria penyuka sesama jenis di Medan, Sumatera Utara dirampok oleh serombolan teman kencannya.
TRIBUNJAMBI.COM – Seorang pria penyuka sesama jenis di Medan, Sumatera Utara dirampok oleh serombolan teman kencannya.
Akibatnya isi ATM milik korban dikuras habis oleh para pelaku yang telah merencanakan aksinya.
Kejadian ini terjadi pada Juli 2023 lulu, berawal saat anggota LGBT ini chatting dengan kenalan di media social. Pria tersebut juga mengaku penyuka sesam jenis atau Gay.
Kapolsek Percut Seituan, Kompol Agustiawan membenarkan adanya kejadian tersebut.
Saat itu korban inisial HH berkenalan dengan seorang lelaki dari aplikasi LGBT Social Network.
Setelah berkenalan, tersangka Zenith Muthalik (20) warga Kabupaten Deliserdang lantas mengajak korban HH untuk bertemu.
Korban diarahkan pelaku menuju kos-kosan di Jalan Murai, Perumnas Mandala, Kelurahan Kenanga Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.
Baca juga: Calon Panglima TNI, Begini Sikap Jenderal Andika Perkasa Soal LGBT di Tubuh TNI
Baca juga: Aldila Jelita Buka Suara Soal Indra Bekti yang Dituding LGBT Imbas Pernyataan Ibunya
Karena korban ingin menikmati layanan dari pecinta sesama jenis, korban pun datang ke lokasi yang dituju.
Korban tidak tahu, bahwa perampok lainnya sudah menunggu di sana, termasuk tersangka M Rizki Anggi (32) yang berperan menyediakan kamar.
Sampai di lokasi, korban masuk ke dalam rumah yang sudah ditunjuk.
Di sana, korban mulai melepas pakaiannya, lalu bercinta dengan tersangka Zenith.
Saat lagi asyik-asyiknya melakukan hubungan terlarang, tiba-tiba tersangka lain Hendro dan Hafiz datang mendobrak pintu.
Keduanya berpura-pura mengaku sebagai polisi dan mengancam akan menangkap korban.
"Pelaku yang mengaku sebagai polisi datang saat korban membuka pakaian dan berhubungan seksual. Karena merasa tertekan dan takut, korban akhirnya memberikan semua barang berharga yang ia bawa karena takut melihat pelaku yang membawa logo penyidik," kata Kompol Agustiawan, Sabtu (2/9/2023).
Dalam keadaan tertekan dengan kondisi tanpa busana, korban yang ketakutan karena wajahnya direkam lantas dipaksa menuju ke ATM di satu supermarket yang ada di kawasan Percut Seituan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.