Dishub Provinsi Jambi Klaim Tak Ada Lagi Kemacetan Panjang Akibat Angkutan Batu Bara

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi menyebut aktivitas operasional angkutan batu bara di Jambi masih terkendali.

Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
(Tribunjambi/A Musawira)
Truk angkutan batu bara di terminal angkutan barang dan orang Muara Bulian. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi menyebut aktivitas operasional angkutan batu bara di Jambi masih terkendali.

Kepala Dishub Provinsi Jambi, John Eka Powa mengakui tidak ada lagi kemacetan panjang yang terjadi, namun hanya terjadi perlambatan lalu lintas di sejumlah titik ruas jalan di Kabupaten Batanghari.

“Iya, kita berhasil kendalikan. Sekarang ini tidak ada lagi kemacetan panjang di saat waktu operasional angkutan batu bara berlaku,” katanya pada Sabtu (26/8/2023).

Hal itu berkat petugas yang berjibaku di lapangan mulai dari Desa Kota Boyo, Simpang Karmeo sampai Pelabuhan Talang Duku.

“Titik yang rawan ini dijaga personel, mereka juga patroli dan mobile,” ujarnya.

Ia menjelaskan jika terjadi perlambatan lalulintas itu disebabkan karena adanya angkutan batubara yang rusak akibat patah as dan jalan yang rusak.

“Biasanya truk itu patah as di tengah jalan kemudian ada titik jalan yang rusak yang menjadi perlambatan lalu lintas,” ucapnya.

Meski begitu, Dishub Provinsi Jambi terus melakukan monitoring ke lapangan agar tidak terjadi kemacetan panjang dan bisa diantisipasi.

Baca juga: Batu Bara di Lambung Tongkang Kandas Kerap Terbakar Sendiri

Baca juga: Ribuan Mobil Angkutan Batu Bara Masih Berpelat Luar

Baca juga: Jalan Khusus Batu Bara yang Dibangun Ternyata Melintasi Sungai, Investor Bangun Jembatan 160 Meter

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved