Perawat Bunuh 7 Bayi
Hakim Sebut Kejahatan Letby sebagai Kampanye Pembunuhan Anak yang Kejam
Perawat Inggris Lucy Letby yang membunuh bayi secara keji 2015-2016, telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup
TRIBUNJAMBI.COM - Perawat Inggris Lucy Letby yang membunuh bayi secara keji 2015-2016, telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Selain tujuh bayi yang dibunuh, sejumlah korbannya yang masih hidup dalam upaya aksinya menjadi cacat.
Hakim James Justice Goss KC, menggambarkan kejahatan Letby sebagai kampanye pembunuhan anak yang kejam, penuh perhitungan dan sinis yang melibatkan anak-anak terkecil dan paling rentan.
“Ada kedengkian mendalam yang dekat dengan sadisme dalam tindakan Anda," ucap Hakim kepada Letby.
"Selama persidangan ini, Anda dengan dingin menolak tanggung jawab atas kesalahan Anda dan berusaha untuk menyalahkan orang lain," tutur Hakim kepada Letby.
Baca juga: Lucy Letby Bunuh 7 Bayi Secara Keji, Perawat Inggris ini Divonis Penjara Seumur Hidup
Baca juga: Salah Diberi Susu Formula oleh Perawat, Bayi 2 Bulan di Jakarta Barat Kritis dan Tubungnya Menguning
"Anda tidak menunjukkan penyesalan. Tidak ada faktor yang meringankan," kata Hakim kepada Letby lagi
Hakim mengatakan perawat Inggris itu menunjukkan "antusiasme yang terpisah untuk resusitasi bayi yang telah dia lukai"
"Dia kejam dan tidak berperasaan membuat pernyataan yang tidak pantas kepada orang tua atau kolega selama atau setelah kematian," imbuh Hakim.
Letby juga kedapatan menyimpan ratusan dokumen medis sebagai catatan tidak wajar tentang peristiwa mengerikan di sekitar korban dan apa yang telah dilakukan terhadap mereka.
Motif di balik pembunuhan tersebut juga tidak jelas dan mungkin tidak akan pernah diketahui.
Jaksa penuntut, Nicholas Johnson KC, mengatakan kepada persidangan bahwa Letby menikmati "berperan sebagai Tuhan".
Nicholas juga menyebut Letby "bersemangat" dengan drama tersebut ketika para dokter bergegas menyelamatkan bayi berusia beberapa hari yang telah diserangnya.
Duka Keluarga Korban
Seorang ibu yang berduka atas kehilangan bayinya mengungkapkan dampak mengerikan dari kejahatan Letby, dikutip dari The Guardian.
Sementara, ayah terisak-isak dan mengatakan pembunuhan dua putra dari tiga kembar identik telah menghancurkan keluarganya dan merusak kepercayaan mereka pada profesional medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bayi-mayat.jpg)