Anak Bunuh Ibu
Anak Bunuh Ibu, Sakit Hati Kalimat Ortu saat Dimarahi, Terdapat 50 Tusukan di Tubuh Korban
Motif Rifky Aziz Ramadhan (22) tersangka kasus pembunuhan dan penganiayaan terhadap ibu dan ayah kandungnya di Depok terkuak
TRIBUNJAMBI.COM - Motif Rifky Aziz Ramadhan (22) tersangka kasus pembunuhan dan penganiayaan terhadap ibu dan ayah kandungnya di Depok terkuak.
Rupanya di balik aksi tega anak bantai orangtua hingga ibu tewas itu dipicu kesal dengan satu kalimat korban saat dimarahi.
Penyidik menghadirkan Rifki Azis Ramadhan (23) dalam konferensi pers di Polsek Cimanggis, Depok, Jumat (11/8/2023).
Rizki ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana ibunya Sri Widiastuti (49).
Sementara korban lain yang terluka parah adalah ayah pelaku, Bakti Azis Munir (49) bos kardus.
Baca juga: Bisnis Keluarga, Seorang Anak Bunuh Ibu dan Lukai Ayahnya di Depok
Baca juga: Anak yang Diduga Bunuh Ibu Belum Bisa Dimintai Keterangan
Kapolsek Cimanggis Kompol Arief Budiharso mengatakan, ada kata-kata dari korban yang membuat pelaku sakit hati.
Kata-kata itu menjadi salah satu pemicu pelaku membantai orangtuanya.
Mengutip Kompas.com, kata yang disampakan korban kepada tersangka yakni "Sebutkan satu saja sejak lahir sampai sekarang yang membuat kami bangga kepada mu"
"Sebelum kejadian pelaku sempat dimarahi korban," kata dia.
Pembantaian itu kata dia terjadi di kediaman keluarga tersebut di Jalan Takong, Depok pada Kamis (11/8/2023).
Rifki lebih dulu membunuh ibu kandungnya yang sedang makan.
Korban yang tengah makan ditusuk pelaku di leher, dada serta paha hingga mencapai lebih kurang 50 tusukan.
"Hasil autopsi sekitar 50 tusukan di tubuh korban," kata dia.
Setelah membunuh ibunya, Rifki memukul ayahnya dengan menggunakan gagang golok.
Setelah dipukul, Rifki memasukan ayahnya ke dalam kamar dan menguncinya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.