Guru Celup Tangan Siswa ke Air Mendidih

Sang Guru Minta Maaf, Ternyata 17 Siswa yang Tangannya Dicelup ke Air Panas

Peristiwa oknum guru menyiksa siswa terjadi di STM Bina Karya Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nuasa Tenggara Timur.

Editor: Herupitra
KOMPAS/A HANDOKO
Ilustrasi siswa SMA tengah belajar 

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa oknum guru menyiksa siswa terjadi di STM Bina Karya Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nuasa Tenggara Timur.

Korban YAP disiksa dengan cara tangannya dicelupkan ke air penas oleh guru itu terjadi pada, Rabu (2/8/2023) lalu.

Akibat dari perbuatan pelaku, tangan korban melepuh hingga jari-jarinya alami pembengkakan.

Dilansir Tribunnews.com saat dihubungi wartawan, pelaku inisial N mengakui apa yang telah diperbuatnya.

Dia mengatakan, baru pertama kali menerapkan pembinaan kurang manusiawi tersebut.

Baca juga: Viral Tangan Siswa Dicelupkan ke Air Mendidih oleh Guru di NTT

Baca juga: Viral Guru Celupkan Tangan Siswa ke Air Mendidih, Ternyata Diduga karena Persoalan Kopi

Cara tersebut kata pelaku, dilakukan lantaran banyaknya aksi pencurian di lingkungan asrama.

"Ada 17 siswa yang celup, dan Fendi menjadi orang kedua. Pas saya cek, anak lain aman, tapi hanya dia yang luka," ungkapnya.

Pos-Kupang.com mewartakan, pelaku menggunakan ember sebagai wadah menampung air panas.

Setelah 20 menit didiamkan, pelaku lalu melakukan aksinya.

"Sekitar 20 menit, jadi mereka celup itu bukan sedang jerang di atas kompor," tambahnya.

Ia pun meminta maaf terhadap keluarga korban, serta siap menanggung konsekuensi hukum yang diterapkan.

Terkait kejadian ini pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTT akan mengambil langkah.

Bahkan Disdikbud NTT telah mengirimkan tim yang bertugas melakukan investigasi.

Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud NTT, Linus Lusi.

Linus mengaku, prihatin atas munculnya kasus di sekolah tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved