Pengemudi Ketek di Jambi Meninggal

Cerita Warga Pasca Pengemudi Perahu Wisata Danau Sipin Tenggelam: Memang Banyak Lumpur

Pasca pengemudi perahu wisata di Danau Sipin, Kota Jambi meninggal dunia saat hendak membersihkan kipas perahu yang tersangkut sampah. Wisata Danau Si

|
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Rifani
Kondisi Terkini Pasca Pengemudi Ketek Hias Meninggal di Danau Sipin 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasca pengemudi perahu wisata di Danau Sipin, Kota Jambi meninggal dunia saat hendak membersihkan kipas perahu yang tersangkut sampah.

Wisata Danau Sipin masih beroperasi seperti biasa, Sabtu (5/8/2023).

Hasan warga lokal sekaligus juru parkir Danau Sipin menerangkan, dalam tahun 2023 ini kejadian orang tenggelam di Danau Sipin baru terjadi 1 kali yaitu Selamet Riadi pengemudi perahu wisata.

Namun, itu bukan kali pertama terjadi di Danau Sipin.

"Kalau tahun ini cuma yang kemarin itu bae, kalau 2 atau 1 tahun lalu ado, anak SMP nyeberang danau pakai sampan tenggelam. Sebelum juga ada orang tua disini meninggal tercebur pas waktu nangkul (mencari ikan)," ujar Hasan.

Menurutnya, meski informasi diluar banyak yang mengatakan tragedi tenggelam di Danau Sipin adalah warga luar itu tidak benar.

Contohnya ada beberapa tahun silam anak SMP dan orang tua saat mencari ikan juga tenggelam.

"Ada orang asli sini ado jugo orang luar ( tenggelam di danau). Dak mesti orang luar bae dan tidak terlalu heboh seperti kemarin," ujarnya.

Kebetulan saja, meninggalnya pengemudi perahu wisata kemarin saat membawa rombongan dan Wakil Walikota Jambi Maulana menjadi lebih heboh dan banyak dibicarakan.

Dia berujar, anak-anak lokal Danau Sipin sering kali berenang bahkan sudah menjadi rutinitas dikala sore.

Bahkan sesudah kejadian kemarin anak-anak tetap berenang sore kemari.

"Boleh dikato tiap hari berenang di Danau, alhamdulillah budak tu aman bae," ujarnya.

Kedalam Danau terkhusus di bagian wisata Danau Sipin ini, menurut hasan tidak begitu dalam.

Rata-rata di area wisata dominan kedalam 2 meter, hanya di bagian hulu danau saja yang cukup dalam.

"Paling 2 meterlah, kalau tempat kejadian kemarin cuma sebatas paha atau lutut," sebutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved