‘Bebiduk Besamo’ di Muaro Jambi Sarat akan Makna
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengikuti rangkaian kegiatan Festival Bebiduk Besamo dalam Ekspedisi Batanghari di Desa Muaro Pijoan.
Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengikuti rangkaian kegiatan Festival Bebiduk Besamo dalam Ekspedisi Batanghari di Desa Muaro Pijoan, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi pada Rabu (2/8/2023).
Festival Bebiduk Besamo Ekspedisi Batanghari merupakan rangkaian kegiatan Kenduri Swarnabhumi 2023.
Abdullah Sani mengatakan Bebiduk Besamo memiliki sarat akan makna.
Bebiduk ini merupakan pesan yang mendalam dan upaya dalam menanamkan kebudayaan ke masyarakat serta pelestarian Sungai Batanghari.
Event ini kata Abdullah Sani bertujuan untuk membangkitkan semangat dan pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya membangkitkan UMKM serta ekonomi kreatif.
“Saya berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pelaku perekonomian," ujarnya.
Kolaborasi dari berbagai pihak akan menjadikan Kabupaten Muaro Jambi sebagai destinasi wisata andalan Provinsi Jambi.
“Kenduri Swarnabhumi ini merupakan ajang promosi wisata untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara, sekaligus menjadi momentum menguatkan kesadaran, kepedulian serta partisipasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan," ucapnya.
Pembukaan Bebiduk Besamo ini ditandai dengan rangkaian penampilan kesenian dari Kabupaten Muaro Jambi dan dilanjutkan dengan gerakan penanaman bibit pohon sebanyak 1.500 batang serta pelepasan benih bibit ikan endemik asli Sungai Batanghari.
Baca juga: Samsul Ridwan Minta Inspektorat Awasi dan Laporkan Temuan BPK ke DPRD Provnsi Jambi
Baca juga: Fraksi Gerindra Soroti Tingkat Pengangguran di Jambi Masih Didominasi Lulusan SMK
Baca juga: Wakil Gubernur Jambi Apresiasi Kenduri Swarnabumi di Muaro Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Abdullah-Sani-naik-biduk.jpg)