Budiman Temui Prabowo Subianto

Budiman Sudjatmiko Temui Prabowo Subianto, Aktivis 98: Jangan-jangan Budiman Tidak Merasa

Aktivis 98 mempertanyakan maksud Budiman Sudjatmiko temui Prabowo Subianto di kediamannya.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Capture Yt Kompas TV/Ist/Kolase Tribun Jambi
Aktivis 98 mempertanyakan maksud Budiman Sudjatmiko temui Prabowo Subianto di kediamannya. 

TRIBUNJAMBI.COM - Aktivis 98 mempertanyakan maksud Budiman Sudjatmiko temui Prabowo Subianto di kediamannya.

Pertemuan Budiman dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu terjadi beberapa waktu lalu.

Savic mempertanyakam hal itu lantaran dia tidak mengerti masksud dari pertemuan tersebut.

Itu dikatakan Savic Ali dalam bincang bersama jurnalis senior Kompas Tv dengan tema "Aktivis 98 Dukung Prabowo, Amnesia atau Demi Kuasa?".

Dia menyebutkan bahwa Budiman Sudjatmiko bukan orang yang pertama bertemu dengan Prabowo Subianto.

Savic Ali juga menyebutkan bahwa ada Aktivis 98 yang sudah bergabung dengan Partai Gerindra dibawah Ketua Umum Prabowo Subianto.

Tak hanya di Partai Gerindra, Savic Ali juga menyebutkan bahwa mantan Aktivis 98 ada juga di partai lainnya.

Hal itu menurutnya bahwa masa lalu tidak menjadi patokan untuk seseorang dalam menentukan pilihan di Indoneseia.

Seperti diketahui bahwa Budiman Sudjatmiko pernah ditetapkan bersalah hingga di vonis 13 tahun penjara.

Baca juga: Savic Ali Pertanyakan Nalar Pergerakan Budiman Sudjatmiko Puji Prabowo Subianto: Apa Sih Budiman Ini

Baca juga: Siapa Cawapres Anies Baswedan yang Tak Kunjung Diumumkan? Partai Demokrat Ingatkan Ini

Baca juga: Sekjend PDIP: Cawapres Ganjar Sudah Dikerucutkan dan Bakal Diumumkan Megawati

Dia menjalani penahanan selama 3,5 tahun setelah Abdurahman Wahid atau Gus Dur memberikan amnesti.

Sementara Prabowo Subianto disebut erat kaitannya dalam kasus penculikan mahasiswa 98 dan penghilangan paksa.

Namun terkait beberapa Aktivis 98 yang masuk dalam partai politik menurut Savic Ali tidak akan mempengahi roh pergerakan.

Tetapi Savic Ali menyebutkan perlu menanyakan kembali ke Budiman Sudjatmiko terkait Prabowo Subianto pada tahun 1998 tersebut.

"Jangan-jangan Budiman Sudjatmiko tidak merasa seperti itu, antara dia lupa atau seperti apa, kita nggak tahu ya kan" ujarnya.

Masa lalu kata Savic Ali tidak menjadi patokan untuk seseorang dalam menentukan pilihan di Indoneseia.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved