Berita Muaro Jambi
Tekan Angka Stunting, Pj Bupati Muaro Jambi Buka Sosialisasi di Niaso
Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah secara resmi membuka pelatihan stunting Desa Niaso dan Desa Baru, Kecamatan Muaro Sebo Kabupaten Muaro Jambi
Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus melakukan upaya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Muaro Jambi.
Hari ini, Senin (14/7) Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah secara resmi membuka pelatihan stunting Desa Niaso dan Desa Baru, Kecamatan Muaro Sebo Kabupaten Muaro Jambi.
Bachyuni Deliansyah, dalam sambutannya meminta kepada peserta pelatihan stunting agar dalam pelatihan nanti bisa berjalan lancar sesuai harapan kita semua dan ini kader - kader terbaik, ini nanti bisa di buat percontohan ke Desa- desa lainya di Kabupaten Muaro Jambi.
"Ketika saya di beri kepercayaan oleh Bapak Gubernur sebagai penjabat bupati Muaro Jambi, komitmen yang harus saya Tanamkan dalam diri saya dan dari seluruh masyarakat bahwa ada empat prioritas," katanya.
Prioritas yang pertama adalah stunting. Katanya, berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) tercatat memiliki angka prevalensi stunting sebesar 27,20 persen pada tahun 2021 dan terjadi penurunan sebesar 8,8 persen pada tahun 2022 menjadi 18,6 persen.
Ini membuktikan komitmen pemerintah kabupaten Muaro Jambi dalam upaya percepatan penurunan stunting dengan pelaksanaan 8 aksi konvergensi.
"Saya kumpulkan semua Kepala Dinas saya kumpulkan semua Camat saya bilang saya minta tolong seluruh program kegiatan menyentuh kepada masyarakat khususnya angka stunting," ungkapnya.
Ditahun 2024 mendatang dirinya berharap angka stunting turun menjadi 14 persen, sesuai dengan target pemerintah pusat.
Namun demikian , dirinya berkeyakinan dan percaya Kabupaten Muaro Jambi akan turun bukan pada posisi 14 persen apabila seluruh stakeholder terkait berjalan dengan serius.
"Ketika Kepala Desa Niaso dan Desa Baru beserta kader dan ada 150 Desa, 5 Kelurahan, serta 11 Kecamatan, melakukan hal yang sama seperti ini, saya yakin mungkin bisa di angka 0 persen stunting di Kabupaten Muaro Jambi," harapnya.
Di akhir sambutan Pj Bupati Bachyuni mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya sama Datuk Kades Niaso dan Datuk Kades Desa baru yang sudah bisa memberikan ruang kepada masyarakatnya untuk bisa berbuat yang baik untuk masa depan anak-anak yang ada di Desa Niaso dan di Desa Baru.
"Saya titipkan ini Pak Kades pak camat para kader tolong berbuatlah yang baik karena apa yang kita perbuat bukan hari ini hasilnya tapi nanti apa yang Ibu berbuat hari ini nanti kelak ketika salah satu pemimpin Kabupaten Muaro Jambi," jelasnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Wawako Jambi Maulana Hadiri VerifikasiSEhat Lanjutan Kabupaten dan Kota Sehat Tingkat Nasional
Baca juga: Arsenal Harus Pikirkan Cara Lain usai Nicolas Pepe Gagal Pindah ke Arab Saudi
Baca juga: Profil dan Biodata Bobby Joseph, Terjerat Kasus Narkoba Dua Kali, Pernah Jadi Sopir Ojek Online
Status Siaga Bencana di Kabupaten Muaro Jambi Diperpanjang |
![]() |
---|
Bupati Muaro Jambi Resmi Sandang Gelar Doktor, BBS Beri Motivasi untuk Generasi Muda |
![]() |
---|
Bupati BBS Buka Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di Muaro Jambi |
![]() |
---|
Target Rp179 Miliar, PAD Muaro Jambi Baru Terealisasi Rp88 Miliar |
![]() |
---|
Tiga Polisi di Muaro Jambi Dipecat karena Perkara Pembunuhan hingga Narkoba |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.