Pemerintahan
Rencana Pembangunan Sirkuit Balap Batanghari Terkendala Rekomendasi IMI
Bupati Batanghari M Fadhil Arief mengungkapkan kendala pembangunan sirkuit balap tersebut lantaran proses rekomendasi Ikatan Motor Indonesia (IMI)
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Hendri Dunan
TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Salah satu program yang diusung oleh Bupati Batanghari M Fadhil Arief dan Wakil Bupati Batanghari Bachtiar yakni rencana pembangunan sirkuit balap.
Sirkuit balap yang akan dibangun di Batanghari ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk mengurangi balap liar dan mencari bibit-bibit pembalap yang ada di Kabupaten Batanghari.
Namun, hingga pertengahan tahun 2023. Pembangunan sirkuit balap tersebut urung terlaksana.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Batanghari M Fadhil Arief mengungkapkan bahwa kendala pembangunan sirkuit balap tersebut lantaran proses rekomendasi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI).
"Untuk membangun sirkuit untuk pertandingan balapan harus ada rekom dari IMI. Dan rekom tersebut harus disesuaikan dengan desain yang ada, layak dan aman," jelasnya.
Fadhil mengatakan untuk menjamin standar keselamatan di sirkuit balap yang akan dibangun tersebut, harus melewati proses rekomendasi dari IMI.
Dimana diketahui pembangunan sirkuit balap tersebut direncanakan akan dibangun didekat perumahan relokasi Orang Kayo Hitam, di Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian. Dengan luas lahan yang disiapkan sekitar empat hektar.
"Ternyata luas tanah kita tidak cukup, sehingga perlu space yang jauh lebih lebar. Sehingga sekarang kita sedang melakukan proses pengambilan hak tanah untuk membuat sirkuit ini layak dipakai untuk pertandingan balapan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Bupati-Batanghari-Fadhil-Arifetw.jpg)