Rabu, 29 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kecelakaan Mobil Dokter

Nissan Juke Ditabrak Kereta Api, 2 Dokter Jadi Korban, Osinta Silaen Meninggal

Mobil Nissan Juke BK 1747 RA yang dikendarai dokter Osinta Silaen dan Elsye Minar Sinambela ditabrak kereta api di Kisaran Timur, Asahan, Sumut.

Tayang:
Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI/HO/KOLASE
Dokter Osinta Silaen dan kondisi mobil yang dikendarainya, yang rusak parah usai ditabrak kereta api, di Asahan, Sumatera Utara, Selasa (18/7/2023) 

TRIBUNJAMBI.COM - Mobil Nissan Juke BK 1747 RA ditabrak Kerata Api Sri Bilah Utama di Jalan KH Agus Salim Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (18/7/2023).

Ada dia perempuan di dalam mobil tersebut, yakni dr Osinta Silaen dan drh Elsye Minar Sinambela.

Kecelakaan ini menyebabkan mobil ringsek parah. Satu orang atas nama Osinta Silaen meninggal dunia di tempat.

Sementara Elsye Sinambela mengalami luka parah yang membuatnya kritis, dan kini dirawat di RS Setio Husodo, Kisaran, Sumatera Utara.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Asahan, Ipda Jefri mengatakan, mobil yang dikemudikan Osinta datang dari arah Kota Kisaran menuju arah Mutiara.

Sesampainya di TKP, mobil yang melintas di atas res, ditabrak kereta api yang datang dari arah Rantau Prapat menuju Kota Medan.

"Pengemudi Osinta Silaen meninggal dunia di TKP dan dibawa ke RSU Wira Husada Kisaran,” jelas Ipda Jefri, dikutip dari Tribunmedan.

Meninggalnya dokter Osinta ini menjadi duka mendalam bagi sahabat terlebih keluarganya.

Terdengar isak tangis para pelayat saat jenazah Osina di peti jenazah dimasukkan ke rumah.

Pada video beredar, dokter yang bertugas di Puskesmas Meranti itu, duduk di belakang kemudi mobil Nissa Juke.

Warga dan petugas kesulitan mengeluarkan Osinta dari mobil yang ringsek parah itu.

Mereka menggunakan alat seadanya, menarik paksa pintu mobil dan bagian lain, agar tubuh Osina bisa dikeluarkan dari sana.

Warga terlihat menggunakan kayu untuk membuka bagian pintu mobil, agar korban yang terjepit di mobil itu bisa dievakuasi.

Baca juga: KA Brantas Jurusan Blitar Tabrak Kontainer di Semarang, Meledak dan Tersangkut di Jembatan

Kesedihan Mendalam

Orang tua Osina tidak terlalu banyak bereaksi saat jenazah anaknya dibawa ke rumah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved