Senin, 4 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Unik

Deretan Perusahaan Bus Terbesar di Indonesia, Ada yang Jumlah Karyawan Capai 2000 Orang

Hanya beberapa PO Bus yang memiliki armada bus yang sangat banyak dan dikenal dengan pengelolaan yang cukup baik, Berdasarkan laporan dari kanal YouT

Tayang:
Penulis: M Fadli | Editor: M Fadli
(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)
Ilustrasi bus besar 

TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia memiliki banyak perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di berbagai wilayah.

Salah satunya adalah PO Budiman yang terkenal.

Namun, tidak semua PO bus tersebut mencapai kesuksesan dan meraih keuntungan yang besar hingga miliaran rupiah.

Hanya beberapa PO Bus yang memiliki armada bus yang sangat banyak dan dikenal dengan pengelolaan yang cukup baik.

Berdasarkan laporan dari kanal YouTube Taufik RS berikut ini adalah delapan perusahaan bus terbesar di Indonesia:

PO Haryanto

PO Haryanto merupakan perusahaan bus ternama di Indonesia yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah.

Bisnis transportasi bidang darat ini dimulai oleh Haji Haryanto pada tahun 2002.

PO Haryanto memiliki sekitar 2000 karyawan dan pemiliknya dikenal sebagai dermawan karena sering membantu anak yatim dan memberangkatkan karyawan untuk umroh.

PO Primajasa

PO Primajasa sangat mudah ditemui bagi mereka yang berada di sekitar Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Primajasa memulai petualangannya sebagai perusahaan bus sejak tahun 1991.

Awalnya, mereka beroperasi sebagai bus pariwisata dengan hanya dua puluh lima unit armada.

Namun, sekarang mereka telah memiliki sekitar 1.000 armada dan melayani perjalanan antar kota.

PO Budiman

PO Budiman menjadi kebanggaan masyarakat di Tasikmalaya.

Perusahaan bus ini didirikan oleh Saleh Budiman yang awalnya memiliki usaha truk.

Pada tahun 1992, PO Budiman memulai usaha bus dengan hanya memiliki empat armada yang melayani perjalanan lokal di sekitar Priangan Timur.

Saat ini, mereka telah memiliki lebih dari 900 unit armada dan melayani berbagai tujuan antar kota dalam dan luar provinsi.

PO Lorena

PO Lorena memulai bisnis di transportasi darat sejak tahun 1970.

GT Soerbakti, seorang purnawirawan TNI, adalah sosok di balik berdirinya PO Lorena.

Awalnya, mereka hanya melayani perjalanan dekat dari Bogor ke Jakarta.

Namun, seiring dengan kemajuan, mereka juga melayani perjalanan antar kota dan antar provinsi.

PO Gunung Harta

PO Gunung Harta adalah perusahaan bus terkenal di Bali.

Pendirinya, I Wayan Sudika, memulai perusahaan ini sejak tahun 1993.

Awalnya, mereka hanya melayani perjalanan antar kota di Bali, tetapi kemudian mereka melebarkan bisnisnya dengan melayani perjalanan antar kota dan antar provinsi.

Sekarang, PO Gunung Harta juga memiliki basis pelayanan di Malang, Jawa Timur.

Baca juga: Budi Arie Setiadi Dikabarkan Bakal Dilantik Presiden Jokowi Jadi Menkominfo Besok

Baca juga: UEFA Akan Terus Pantau PSG, AC Milan dan Inter Milan Terkait Financial Fair Play Mereka

Baca juga: Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jadi Tuan Rumah Porprov Jambi ke XXIV Tahun 2026

PO Harapan Jaya

PO Harapan Jaya berdiri pada tahun 1970-an di Tulungagung dengan hanya tiga bus.

Pada tahun 1993, mereka mulai melayani perjalanan antarkota dan antarprovinsi yang lebih luas.

PO Rosalia Indah

PO Rosalia Indah telah beroperasi sejak tahun 1983 dan memiliki kantor pusat di Karanganyar, Jawa Tengah.

Mereka dikenal dengan pelayanan yang baik dan selalu menjaga kondisi armada mereka dengan baik.

PO Sinar Jaya

PO Sinar Jaya berkantor pusat di Bekasi dan didirikan pada tahun 1982 oleh Herman Rusly dan H. Rasidin Karyana.

Mereka memiliki lebih dari 1000 armada bus yang beroperasi di berbagai daerah.

PO Sinar Jaya juga telah menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) enam kali berturut-turut karena pelayanan terbaik kepada penumpang.

Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Deretan Film Sedih Romantis Netflix yang Menyentuh Hati

Baca juga: Keputusan Chelsea Pilih Enzo Fernandez Ketimbang Declan Rice Padahal Lampard Ngebet Banget

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved