Senin, 8 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Sungai Penuh

Warga Kota Sungai Penuh Jambi Simpan 7.000 Benda Antik di Rumah

Sepeninggal almarhum Iskandar Zakaria, saat ini koleksi benda-benda bersejarah milik almarhum dirawat oleh anak–anaknya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Heru
Koleksi benda-benda bersejarah di rumah almarhum Iskandar Zakaria di Sungai Penuh. 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Sepeninggal almarhum Iskandar Zakaria, saat ini koleksi benda-benda bersejarah milik almarhum dirawat oleh anak–anaknya.

Diketahiui, almarhum Iskandar Zakaria semasa hidupnya dikenal sebagai seorang pengoleksi benda cagar budaya.

Ia juga seorang budayawan yang aktif melestarikan tradisi dan budaya kepada generasi muda.

Terdapat sekitar 7000 koleksi benda antik yang telah dikumpulkan almarhum semasa hidupnya. Benda-benda antik tersebut saat ini disimpan di kediamannya di Dusun Baru Kota Sungai Penuh sebagai koleksi pribadi.

Bahkan kementrian pendidikan dan kebudayaan balai pelestarian cagar budaya telah menjadikan koleksi almarhum Iskandar Zakaria sebagai koleksi cagar budaya yang dilindungi undang-undang.

Sepeninggal almarhum Iskandar Zakaria, saat ini koleksi benda-benda antik bersejarah milik almarhum dirawat oleh anak-anaknya.

Anak pertama almarhum Iskandar Zakaria, Meizatety Qadarsih mengatakan, ada banyak keinginan almarhum yang belum sempat terwujud dalam hal melestarikan tradisi dan budaya.

Untuk itu dia dan adik-adiknya akan melanjutkan perjuangan almarhum dalam melestarikan tradisi dan budaya serta merawat koleksi benda cagar budaya milik almarhum.

“Perhatian dari pemerintah kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci masih sangat minim. Tapi kami tetap merawat benda-benda antik bersejarah. Kami berencana membangun rumah budaya Iskandar Zakaria dikediaman almarhum,” ungkapnya.

Rumah budaya yang akan dibangun nantinya sebutnya, akan digunakan untuk melestarikan tradisi dan budaya.

Seperti melatih seni tari, seni musik, batik tradisional, tempat belajar aksara incung dan berbagai kegiatan seni lainnya.

“Saat ini masih banyak orang yang berkunjung ke rumah kami (almarhum Iskandar Zakaria) ada yang melakukan penelitian, belajar sejarah melalui koleksi benda antik dan bersejarRencananya di kediaman rumah almarhum akan dibangun rumah budaya untuk melestarikan budaya dan tradisi masyarakat kerinci dan sungai penuh dan keperluan lainnya,” pungkasnya.

Baca juga: Tingkatkan Akurasi Data Peserta JKN, Pemkot Sungai Penuh Ingatkan Dinsos Proaktif Perbarui DTKS

Baca juga: Terungkap Sebab BRI Sungai Penuh Pecat YWS Mantan Kepala Unit Kayu Aro, Kejari Sita Rumah Rp2,5 M

Baca juga: Mewahnya Rumah Rp 2,5 Miliar Kepala Bank di Kerinci Jambi, Jadi Tersangka Penyelewengan Uang Kas

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved