Kapal Terbakar di Selat Bangka

10 ABK Kapal Tugboat Penarik Tongkang Batubara yang Terbakar di Selat Bangka Dievakuasi ke Palembang

Anak Buah Kapal (ABK) dan nahkoda korban kebakaran kapal tugboat penarik tongkang batubara di Selat Bangka di evakuasi ke Palembang, Sumatera Selatan.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Anak Buah Kapal (ABK) dan nahkoda korban kebakaran kapal tugboat penarik tongkang batubara di Selat Bangka di evakuasi ke Palembang, Sumatera Selatan. 

TRIBUNJAMBI.COM - Anak Buah Kapal (ABK) dan nahkoda korban kebakaran kapal tugboat penarik tongkang batubara di Selat Bangka di evakuasi ke Palembang, Sumatera Selatan.

Evakuasi tersebut dibenarkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Mentok, Bangka Barat, Bangka Belitung.

Terbakarnya kapal tersebut terjadi Senin (3/7/2023) sekitar pukul 6.30 WIB.

Bagian Lalulintas Angkutan Laut, KSOP Kelas IV Mentok, Abdurrahman Fajrin mengatakan evakuasi semua crew kapal dilakukan oleh instansi terkait di Palembang, Sumatera Selatan.

Sebab, wilayah lokasi kebakaran tersebut masih masuk perairan Palembang.

"Masuk perairan Palembang diambil alih Palembang. Kalau jaraknya sekitar 8 mil dari Tanjungkalian. Semua crew sudah d bawa ke sana (Palembang)," kata Abdurrahman Fajrin, saat dikonfirmasi, Senin (3/7/2023).

Sementara itu, untuk kejadian ini Pihak KSOP Kelas IV Mentok hanya bersifat koordinasi dengan instansi terkait di wilayah Palembang, Sumatera Selatan.

Detik-Detik Kapal Tugboat Penarik Tongkang Batubara Terbakar

Berikut kronologi detik-detik kapal tugboat Paiton penarik tongkang batubara terbakar di perairan Selat Bangka, Senin (3/7/2023).

Baca juga: BREAKING NEWS: Kapal Tugboat Penarik Tongkang Batubara Terbakar di Selat Bangka

Baca juga: Sepanjang Januari Hingga Juni 2023 Serangan KKB di Papua Habisi 17 Orang, 26 Luka

Kapal yang terbakar itu menggandeng BG APOL 3012.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, I Made Oka Astawa membenarkan insiden tersebut.

Dia menyebutkan bahwa kebakaran itu diperkirakan terjadi pada pukul 6.30 wib pagi.

Informasi tersebut didapatkannya dari awak kapal melalui radio komunikasi.

"Kami mendapatkan kabar dari radio komunikasi bahwa telah terjadi kebakaran pada kapal TB. Paiton dengan kondisi crew atau anak buah kapal (ABK) telah meninggalkan kapal dan diselamatkan oleh kapal nelayan lainnya," ujar I Made Oka Astawa.

Diketahui dari video yang beredar terlihat kapal sudah mengalami kebakaran, dengan api serta asap hitam sudah membumbung tinggi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved