Berita Kerinci
Balai Veteriner Bukit Tinggi Cek Kesehatan Ternak di Kerinci
Balai Veteriner Bukit Tinggi, yang merupakan lembaga resmi yang bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan hewan melakukan kegiatan pengambilan sampel
Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Balai Veteriner Bukit Tinggi, yang merupakan lembaga resmi yang bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan hewan melakukan kegiatan pengambilan sampel pada ternak di Desa Angkasa Pura, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk memastikan kesehatan dan keamanan ternak yang ada di wilayah tersebut.
Dalam upaya menjaga kualitas dan kesehatan ternak, Balai Veteriner Bukit Tinggi Mereka bekerja sama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kerinci secara berkala melakukan uji laboratorium terhadap sampel yang diambil dari ternak yang ada diberbagai wilayah dalam kabupaten kerinci. Kali ini, Desa Angkasa Pura dipilih sebagai salah satu lokasi pengambilan sampel yang melibatkan berbagai jenis ternak seperti sapi, kambing, dan ayam.
Tim dari Balai Veteriner Bukit Tinggi yang dipimpin oleh drh. Shandy, MP didampingi Kabid Peternakan Dinas Bunnak Kerinci drh. Wira Jaya, Kepala UPT Puskeswan Kerinci Widodo, S.IKom beserta petugas kesehatan hewan tiba di Desa Angkasa Pura untuk mengidentifikasi dan memilih ternak yang akan diambil sampelnya.
Proses pengambilan sampel dilakukan dengan hati-hati dan profesional. Tim menggunakan peralatan steril dan prosedur yang ketat untuk memastikan integritas sampel yang diambil. Sampel yang diambil antara lain berupa darah, urin, dan tinja, sesuai dengan jenis ternak yang sedang diperiksa.
Sampel-sampel tersebut kemudian akan diangkut ke laboratorium Balai Veteriner Bukit Tinggi untuk dianalisis secara menyeluruh. Di laboratorium, para ahli akan melakukan serangkaian uji laboratorium yang meliputi pemeriksaan mikrobiologi, pemeriksaan parasitologi, dan pemeriksaan kimia darah.
Hasil uji laboratorium ini sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan ternak di Desa Angkasa Pura dan wilayah sekitarnya. Jika ditemukan adanya penyakit atau masalah kesehatan, Balai Veteriner Bukit Tinggi akan segera memberikan tindakan yang diperlukan, seperti pengobatan atau vaksinasi.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kerinci Osra Yandi, S.Pi, MM, mengatakan megiatan pengambilan sampel pada ternak di Desa Angkasa Pura merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan hewan di wilayah Kabupaten Kerinci dengan tujuan penyidikan dan pengujian penyakit mulut dan kuku (PMK), avian influensa (flu burung) dan penyakit jembrana sekaligus monitoring tingkat kekebalan pasca vaksinasi penyakit hewan menular pada ternak di Kabupaten Kerinci.
Kegiatan pengambilan sampel pada ternak di Kabupaten Kerinci ini dijadwalkan akan berlangsung selama empat hari. Setelah selesai, Balai Veteriner Bukit Tinggi akan melakukan analisis terhadap sampel yang telah diambil dan menyampaikan hasilnya kepada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kerinci.
"Kami berharap hasil uji laboratorium ini dapat memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi peternak dan masyarakat setempat." tutup Osra Yandi.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: 2 Pelaku Seret Anjing di Jambi Cari Mangsa Secara Acak, Dijerat Pakai Kawat dan Masukkan ke Karung
Baca juga: Awal Mula Panggilan Spesial Antara Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett
Baca juga: PLN UP3 Muara Bungo Gelar Customer Gathering, Tingkatkan Sinergi dengan Pelanggan
Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di Kerinci, Wabup Murison: Tingkatkan Kualitas |
![]() |
---|
Modus Penyelewengan Dana Desa Eks Pj dan Kades Batang Merangin Kerinci Jambi, Rugikan Rp644 juta |
![]() |
---|
Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Desa, Kades dan Mantan Pjs Kades Batang Merangin Ditahan KejariĀ |
![]() |
---|
Turnamen Bulu Tangkis Antarinstansi di Kerinci Dibuka, Laga Monadi vs Zainal Bikin Riuh |
![]() |
---|
Cuaca Buruk dan Kabut, Pesawat Susi Air Batal Mendarat di Bandara Kerinci Jambi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.