Sahabat Rasulullah
Al-Baqarah 255, Ayat Al-Qur’an yang Paling Agung Menurut Sahabat Nabi Ubay bin Kaab
Sahabat Nabi ini, adalah orang yang fasih membaca Al-Qur’an termasuk mempunyai peran besar dalam mencatat wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad
Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI.COM - Namanya Ubay bin Kaab. Ia memiliki dua kunyah Abu Mundzir dan Abu aht-Thufail.
Sahabat Nabi ini, adalah orang yang fasih membaca Al-Qur’an termasuk mempunyai peran besar dalam mencatat wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Seperti tergambar dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.
Dari Qatadah, ia berkata, “Aku bertanya kepada Anas bin Malik, ‘Siapa yang mengumpulkan Al-Qur’an di masa Nabi?’ Anas menjawab, ‘Ada empat orang. Semuanya dari kalangan Anshar. Ubay bin Ka’ab, Muadz bin Jabal, Zaid bin Tsabit, dan Abu Zaid -radhiallahu ‘anhum jami’an’.”
Bahkan, dalam satu riwayat dari Rasulullah, disebutkan bahwa Rasulullah menyatakan bahwa Ubay bin Kaab adalah orang yang paling fasih bacaan Al-Qura’nnya di umat ini.
Sahabat Ubay bin Kaab pernah diberi kabar oleh Nabi Muhammad. "Wahai Ubay bin Ka'ab, sesungguhnya aku diperintahkan untuk menunjukkan Al-Qur'an kepadamu."
Sontak ia bertanya kepada Nabi. "Wahai Rasulullah, apakah namaku disebut kepadamu?"
Baca juga: Sholawat Nabi Muhammad, Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan Diperbanyak
Rasulullah SAW menjawab, "Benar, nama dan nasabmu (disebutkan) di penduduk langit."
Begitulah kisah betapa mulianya Ubay bin Kaab. Ubay memang salah satu ulama di antara para sahabat Nabi. Sosok sahabat Nabi yang fasih dan paham Al-Qur’an.
"Wahai Abu Mundzir, ayat manakah yang paling agung dari Kitabullah?" Tanya Rasulullah SAW.
Ia menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui."
Nabi Muhammad SAW mengulangi pertanyaannya: "Wahai Abu Mundzir, ayat manakah yang paling agung dari Kitabullah?"
Baca juga: Abdullah bin Zubair, Sahabat Nabi yang Wafat Sebagaimana Ayahnya Wafat
Ubay menjawab, dengan membaca potongan Ayat kursi, yaitu Surat Al-Baqarah ayat 255.
"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)." (QS. Al-Baqarah: 255)
Rasulullah SAW menepuk dada kemudian beliau bersabda sementara kegembiraan bersinar di wajahnya, "Selamat atas ilmumu wahai Abu Mundzir."
Ubay bin Kaab, sahabat Nabi dari Anshar. Ia bersuku Khazraj yang ikut dalam baiat Aqabah, perang Badar, dan semua peperangan lainnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.