Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Polisi Belum Ditemukan Unsur Pidana pada Insiden Tewasnya 2 Bocah di Dalam Sumur

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan tewasnya dua balita yang terjatuh ke dalam sumur di RT 19, Kelurahan Pematang Sulur, Telanaipura,

Tayang:
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Fifi Suryani
ist
Petugas Damkar Kota Jambi serta BPBD Provinsi Jambi masih berupaya mengevakuasi satu korban yang jatuh di dalam sumur. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan tewasnya dua balita yang terjatuh ke dalam sumur di RT 19, Kelurahan Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi pada Rabu (3/5) lalu.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, sampai saat ini belum ditemukan adanya unsur pidana pada insiden tersebut.

"Dari hasil penyelidikan sementara, belum ditemukan unsur-unsur pidana, murni kelalaian," kata Eko, saat dikonfirmasi Minggu (11/6).

"Tapi, kita masih tetap melakukan penyelidikan," tegas Eko.

Sebelumnya, Ketua RT 19, Kelurahan Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi, Erwis, ungkap kronologis tewasnya dua balita di dalam sumur rumah warganya, pada Rabu (3/5) pukul 12:00 WIB.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh kakek korban, karena saat kejadian kondisi rumah korban tampak sepi.

Kakek korban kemudian masuk ke dalam rumah, dan terkejut mendapati tiga orang sudah berada di dalam sumur, yakni balita usia 6 bulan yang digendong oleh ibunya, dan satu korban lainnya yang berusia 3 tahun.

"Mbahnya lihat korban sudah ada di dalam sumur, yaitu anak yang masih bayi dengan kondisi digendong ibunya," kata Erwis, Rabu (3/5).

Mendapati hal tersebut, kakek korban kemudian memanggil warga, untuk membantu mengevakuasi ibu dan korban berusia 6 bulan.

"Untuk anak yang 6 bulan sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi gak tertolong. Kalau kondisi ibunya masih syok," katanya.

Sementara itu, untuk korban yang berusia 3 tahun, baru berhasil devakuasi dari dalam sumur sekira tiga jam lebih, oleh petugas Pemadam Kebakaran Kota Jambi.

Erwis juga tidak mengetahui pasti, awal kejadian hingga tiga korban ditemukan berada di dalam sumur.

Sementara itu, Kapolsek Telanaipura, AKP Harefa mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait perustiwa tersebut.

"Kita belum tahu pasti, mengapa ibu dan dua anaknya itu bisa masuk ke dalam sumur, dan kita masih tahap penyelidikan," katanya.

Ia menjelaskan bahwa ibu dengan dua anak yang menjadi korban tersebut tinggal di rumah orangtuanya (rumah kakek dari dua anak yang tewas).

Keterangan kakek korban, sumur tersebut dalam kondisi tertutup.

"Yang tinggal di rumah itu memang si ibu dan dua anaknya, tetapi kita sudah konfirmasi, kondisinya belum stabil dan belum bisa menjawab," katanya.

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved