Anggota Brimob Bongkar Borok Komandan
Update Kasus Brimob Bongkar Borok Komandan, Bripka Andry Darma Menghilang Usai Viral
Anggota Brimob Polda Riau menghilang usai postingannya tentang borok sang pimpinan viral di media sosial.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Anggota Brimob Polda Riau menghilang usai postingannya tentang borok sang pimpinan viral di media sosial.
Postingan tersebut dimuat di akun Facebook milik Bripka Andry Darma Irawan.
Dia menjadi sorotan setelah memposting kata-kata yang menyebutkan adanya transaksi ke sang komandan.
Transaksi yang disebutkannya itu terkait uang setoran sebesar Rp 650 juta kepada atasannya, Kompol Petrus H Simamora.
Akibat postingan tersebut, Kompol Petrus H Simamora dicopot dari jabatan Danyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau setelah diperiksa Bid Propam Polda Riau.
Postingan tersebut dibuat Bripka Andry Darma Irawan karena kesal setelah dimutasi ke Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Riau di Pekanbaru.
Sebelumnya ia berdinas di Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau di Rokan Hilir (Rohil)
Kasubdit Paminal Bidang Propam Polda Riau, AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan setelah mengunggah adanya setorang uang ke Kompol Petrus, Bripka Andry secara tiba-tiba menghilang.
Proses pencarian terhadap Bripka Andry hingga saat ini masih dilakukan oleh petugas kepolisian.
"Kita lakukan pencarian terhadap Bripka Andry, namun tidak ada di kediamannya di Menggala Rohil," paparnya, Senin (5/6/2023), dikutip dari TribunPekanbaru.com.
Baca juga: Berikut 6 Fakta Anggota Brimob Polda Riau Curhat di Medsos Bongkar Kebobrokan Komandan Hingga Viral
Baca juga: BREAKING NEWS - Tenaga Honorer Tilep Gaji Ketua RT di Lampung Utara, Nominal Capai Rp 161 Juta
Ia menjelaskan mutasi yang dilakukan terhadap Bripka Andry merupakan mutasi rutin dan bukan mutasi demosi.
"Kalau demosi, dia kan terhukum sebenarnya. Faktanya 3 Maret itu mutasi biasa," sambungnya.
Dalam mutasi ini, sebanyak 34 personel Polda Riau dimutasi dan 14 di antaranya adalah anggota Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau l.
Sementara itu, Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Johanes Setiawan menyatakan kasus penyetoran uang kepada Kompol Petrus sudah diselidiki sejak bulan Maret 2023.
"Karena ada pengaduan juga yang sampai ke pimpinan. Ada 8 orang yang sudah kita klarifikasi untuk tindak lanjut," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20230606-Brimob-Curhat2.jpg)