Pilpres 2024

Respon Gerindra Soal Elektabilitas Prabowo Subianto Salip Ganjar Pranowo Versi Survei Litbang Kompas

Meningkatnya elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga menyalip Ganjar Pranowo disebut buah dari kinerja sebagai Menhan

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews
Pengamat sebut Presiden Jokowi bakal bujuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) dampingi Ganjar Pranowo. 

Banyak yang mengaitkan bahwa hasil survei tersebut dipengaruhi pertemuan Prabowo dengan Walikota Solo tersebut.

Survei elektabilitas Prabowo Subianto yang naik itu versi jajak pendapat Litbang Kompas.

Nama Gibran menjadi sorotan setelah makan malam dengan Prabowo beberapa waktu lalu di Solo.

Menurutnya pertemuannya dengan Prabowo tidak mungkin berpengaruh pada hasil survei.

Apalagi pertemuannya dengan Prabowo berlangsung setelah periode survei berakhir.

"Lha wong mangan bakmi thok mosok meh mempengaruhi survei. Sakti no aku berarti (Orang cuma makan bakmi masa akan mempengaruhi survei. Berarti aku sakti)," jelas Gibran, kepada TribunSolo.com, Rabu (24/5/2023).

Gibran diketahui makan malam bersama Prabowo pada Jumat (19/5/2023).

Sedangkan periode survei berakhir pada 10 Mei.

"Yo berarti ra ngaruh (Ya berarti tidak berpengaruh)," ungkap Gibran.

Baca juga: Ini Sosok Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 Mendatang Menurut Survei LSJ

Ia pun mengaku belum melihat survei ini.

"Aku durung ndelok (belum melihat)," tuturnya.

Hasil Survei

Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melesat hingga menyalip elektabilitas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Data tersebut berdasarkan hasil survei terbaru dari Litbang Kompas.

Hasilnya menunjukkan terjadi perubahan komposisi pendukung bagi kedua Bakal Calon Presiden (Bacapres) yang akan maju pada Pilres 2024 mendatang.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved