Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen 21 Mei 2023 - Memilih Wakil Tuhan di Bumi
Bacaan ayat: Matius 22:21 (TB) Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu
Renungan Harian Kristen 21 Mei 2023 - Memilih Wakil Tuhan di Bumi
Bacaan ayat: Matius 22:21 (TB) Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
Oleh Pdt Feri Nugroho
Tahun 2024 adalah tahun politik bagi Bangsa Indonesia. Sebagai bangsa yang memilih sistem demokrasi sebagai cara untuk memilih pemimpinnya, maka ada perhelatan akbar tentang siapa yang dipilih secara mayoritas oleh rakyat untuk duduk sebagai pejabat publik.
Dalam sistem demokrasi, diyakini bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan.
Sejak jemaat mula-mula terbentuk, jemaat selalu berada pada sistem pemerintahan negara.
Tiga ratus tahun jemaat mengalami persekusi, karena dianggap sebagai penyesat dan ancaman bagi kekuasaan, maka keberadaannya tidak diakui. Sampai pada masa berikutnya Kekristenan diakui keberadaannya dan berbaur dalam pemerintahan.
Sejarah memberikan pelajaran berharga bahwa ketika Kekristenan bergabung dengan negara, akan menjadi rentan dengan penyimpangan. Sebaliknya, ketika Kekristenan jauh dari negara maka persekusi akan datang.
Yesus pernah berhadapan dengan jebakan jitu untuk memilih ketika ditanyakan kepada-Nya, "Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"
Kala itu mereka sedang hidup dibawah kekuasaan Romawi dan Kaisar adalah penguasanya.
Jika menjawab 'boleh', maka Ia akan dicap sebagai pengkhianat bangsa karena bekerja sama dengan penjajah; sedangkan jika menjawab 'tidak boleh' maka akan dicap sebagai pemberontak yang bisa diancam hukuman penjara.
Dilema bukan?
Jawaban Yesus tegas, "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
Jawaban Yesus membawa kita untuk paham bahwa selama kita hidup di bumi, pasti akan ada pemerintahan di bumi yang dipakai Tuhan untuk menyandang pedang demi mendatangkan keadilan dan kebenaran. Mereka adalah wakil Tuhan di bumi.
Pengakuan ini akan membawa seseorang untuk tunduk pada pemerintahan yang berlalu.
Pada sisi lain, Yesus mengingatkan akan Penguasa yang lebih besar dan berotoritas mutlak atas segalanya yaitu Allah, pencipta langit dan bumi.
Dalam hal ini diperlukan hikmat untuk tunduk kepada pemerintah di bumi selama pemerintah tersebut tunduk pada Allah.
Langkah praktisnya, seseorang perlu jujur melihat segala sesuatu dalam konteksnya. Pajak memang perlu dibayar demi membangun kehidupan bersama yang lebih baik untuk kemuliaan Tuhan.
Pilihlah pemimpin yang dapat menjadi wakil Allah di bumi. Terlibatlah secara aktif dalam prosesnya.
Dalam sistem demokrasi, setiap orang mempunyai peran yang setara untuk menemukan kehendak Tuhan dalam pemerintahan.
Dalam hal ini, siapa yang nanti kita percaya memimpin negeri ini, kita imani ada pekerjaan Allah yang sedang dinyatakan. Amin
Renungan Kristen oleh Pdt Feri Nugroho, GKSBS Palembang Siloam
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.