Penembakan di Kantor MUI
Ternyata Pelaku Penembakan di Kantor MUI Jakarta Pernah Gelar Hajatan Jadi Nabi, Undang Tetangga
Pelaku penembakan di kantor MUI Jakarta, Mustopa ternyata pernah menyambangi warga secara door to door untuk menggelar hajatan dikediamannya.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Terkait kondisi kejiwaan pelaku, dia membenarkan terkait kondisi kejiwaannya.
Namun, pola pikir serta prilaku masih terbilang normal.
Bahkan pelaku acapkali mengikuti kegiatan sosial dengan masyarakat setempat.
“Namun, pelaku ini punya topik kalau ngobrol, kalau engga nyambung dia pergi,” pungkasnya.
Hidup Normal
Meski demikian, kata Gustam, kehidupan sehari-hari Mustopa nampak normal seperti warga pada umumnya.
Dia tetap bekerja sebagai seorang petani dan membuat usaha sebagai penjual minyak eceran.
Baca juga: Profil dan Biodata KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI yang Dikirimi Surat Terduga Penembak Kantor MUI
"Kalo kehidupannya itu normal, dia petani pernah juga jual minyak eceran. Dia punya kebun coklat," kata Gustam.
Tak pelak, Gustam mengaku kaget jika Mustopa melakukan penembakan di Kantor MUI Pusat.
"Mangkanya saya juga bener-bener kaget. Orang dia itu biasa sering becanda sering kumpul juga. Cuma memang satu itu dia tetap pingin diakui sebagai nabi," kata dia.
Polisi Geledah Rumah Mustofa dan Temukan Obat Asma
Rumah Mustofa (60), pelaku penembakan di kantor pusat MUI, Jakarta di Lampung digeledah Satreskrim Polres Pesawaran, Rabu (3/5/2023) dini hari.
Penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari tahu sejauh mana keterlibatan pelaku dalam peristiwa penembakan kantor MUI Pusat tersebut.
Mustopa melakukan penembakan di kantor MUI Pusat pada Selasa (2/5/2023) lalu.
Dari penggeladahan yang dilakukan itu polisi menemukan sejumlah obat.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.