Kerap Pamer Kemewahan, AKBP Achiruddin Hasibuan Perwira Polda Sumut Diduga Punya Gudang BBM Oplosan

AKBP Achiruddin Hasibuan, perwira Polda Sumatera Utara yang membiarkan dan menyaksikan anaknya Aditya Hasibuan menganiaya seorang mahasiswa Ken Admira

Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Bangunan diduga gudang solar yang menurut warga milik AKBP Achiruddin Hasibuan di Jalan Karya Dalam, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia. 

TRIBUNJAMBI.COM - AKBP Achiruddin Hasibuan, perwira Polda Sumatera Utara yang membiarkan dan menyaksikan anaknya Aditya Hasibuan menganiaya seorang mahasiswa Ken Admiral, diduga kuat memiliki bisnis gelap yakni gudang pengoplosan BBM jenis solar bersubsidi.

Dugaan ini juga menjawab bagaimana AKBP Achiruddin Hasibuan memiliki rumah mewah bak rumah Jenderal dan kerap pamer motor gede.

Warga Jalan Guru Sinumba, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia mengaku resah dengan adanya gudang diduga tempat penyimpanan dan pengoplosan BBM solar di pemukiman.

Gudang diduga ilegal ini diduga kuat milik perwira menengah polisi, AKBP Achiruddin Hasibuan, pejabat Dit Narkoba Polda Sumut, yang kini dicopot karena membiarkan anaknya Aditya Hasibuan menyiksa mahasiswa bernama Ken Admiral.

AKBP Achiruddin Hasibuan merupakan satu di antara pejabat teras di Mapolda Sumut, sebelum dinyatakan langgar kode etik, ia menduduki kursi jabatan Kabag Bin Ops Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Pantauan di lokasi, gudang ini berjarak kurang lebih 300 meter ke kiri dan berjarak beberapa rumah dari kediaman AKBP Achiruddin Hasibuan.

Baca juga: Mapolres di Sulawesi Selatan Diserang OTK, Sebelumnya Mobil Dalmas Dicuri dan Ditemukan Terbakar

Baca juga: Mulai 1 Mei 2023, KPU Buka Pengajuan Bakal Calon Anggota DPRD Tebo untuk Pemilu 2024

Pantauan Tribun Medan, gudang dipagari menggunakan seng bekas. Di depannya, terdapat truk mangkrak.

Aroma solar menyengat hingga luar gudang dan juga sampai ke rumah-rumah warga.

Sementara di dalam gudang, terdapat dua tangki besi berwarna biru putih yang diduga berisikan solar ilegal.

Dari tangki ini terlihat selang yang diduga untuk mengoplos solar dari tangki berbahan plastik yang ada di dekatnya.

Seorang warga sekitar mengatakan di gudang ini kerap keluar masuk kendaraan bak terbuka membawa tangki diduga berisi solar.

Iklan untuk Anda: Warga Yogyakarta Yang Sakit Lutut dan Pinggul Wajib Membaca Ini!
Advertisement by
Warga menyatakan resah karena aroma solar begitu menyengat.

Mereka khawatir terjadi kebakaran dan merembet ke rumah mereka. Apalagi, gudang ini diduga tak memiliki izin dan memproduksi BBM Solar bersubsidi ilegal dan oplosan.

"Gudang penimbunan BBM Solar bersubsidi ilegal. Lebih sering malam hari beraktivitas. Ngeri, apalagi dia nyimpan minyak, takut kebakaran," kata warga sekitar saat berbincang dengan Tribun Medan, Rabu (26/4/2023).

 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved