Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Gempa Mentawai

Gempa di Mentawai Sempat Sebabkan Tsunami Kecil, Begini Kondisi Terkini

Guncangan gempa Mentawai, Sumatera Barat dikabarkan sempat mengakibatkan tsunami kecil.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
twitter/@infoBMKG
Gempa hari ini di Kepulauan Mentawai, getaran terasa hingga Padang 

TRIBUNJAMBI.COM - Guncangan gempa Mentawai, Sumatera Barat dikabarkan sempat mengakibatkan tsunami kecil.

Hal itu berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BMKG menyatakan sempat terjadinya tsunami kecil akibat gempa bumi tektonik 7,3 SR pada Selasa (25/4/2023).

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, mengatakan gempa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Gempa terjadi dengan magnitudo 7,3 dan mendapat parameter update magnitude 6,9. Gempa tektonik terjadi di pantai barat Sumatera, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar," kata Dwikorita Karnawati melalui zoom meeting.

Gempa ini berlokasi di 177 km barat laut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada kedalaman 23 km.

Memperhatikan lokasi episenter, ini merupakan gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia.

"Gempa ini dirasakan di daerah Siberut, Kepulauan Mentawai dengan skala intensitas VI MMI. Artinya getaran gempa dirasakan semua masyarakat, kebanyakan semua terkejut dan lari keluar. Akibat gempa ini membuat beberapa bangunan mengalami kerusakan ringan," ujarnya.

Baca juga: Terjadi Gempa di Mentawai, Warga Kota Padang Mengungsi ke Kawasan By Pass Kuranji

Baca juga: Sekjen Partai Gerindra Geram ke Sandiaga Uno: Kader Siap All Out Kalahkan Jika Maju di Pilpres 2024

Selain itu, guncangan dirasakan juga di daerah Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam, dan Padang dengan skala intensitas V MMI.

Getaran hampir dirasakan oleh semua penduduk, semua orang terbangun, barang-barang berjatuhan, dan tiang bergoyang.

"Secara pemodelan secara sistematis gempa ini berpotensi tsunami, daerah yang terdampak tsunami dengan status waspada yaitu ketinggian maksimum 50 cm berada di daerah Pulau Tanabala, Kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara," kata Dwikorita Karnawati.

Dwikorita Karnawati mengatakan tercatat benar terjadi kenaikan muka air laut atau ketinggian tsunami di lokasi Pulau Tanabala, Kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara, pukul 03.17 WIB.

"Ketinggian tsunami 11 cm pukul 03.17 Wib berdasarkan hasil pengamatan tinggi permukaan air laut Pulau Tanabala, Kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara," katanya.

Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa saat ini peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa dinyatakan telah berakhir.

Warga Desa Sikabaluan Mengungsi

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved