Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Berkendara saat Puasa, Begini Cara Kelola Emosi

Berkendara sepeda motor saat menjalankan ibadah puasa saat bulan Ramadhan akan terasa berbeda dengan berkendara di hari-hari biasa.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berkendara sepeda motor saat menjalankan ibadah puasa saat bulan Ramadhan akan terasa berbeda dengan berkendara di hari-hari biasa.

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi konsentrasi dan emosi saat berkendara, hal ini bisa karena perubahan jam tidur, jam makan, hingga perilaku pengguna jalan.

Pengendara sepeda motor pun perlu ekstra kendali diri saat berkendara agar selamat dalam berkendara dan ibadah tetap lancar.

“Kemampuan mengendalikan emosi setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga kondisi tubuh yang fit selama berpuasa dan selalu utamakan keselamatan dalam berkendara”, ujar Instruktur Safety Riding Honda PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Agung Sanjaya.

Berikut beberapa tips dari Sinsen dalam berkendara selama melaksanakan ibadah puasa agar tetap dalam kondisi prima dan juga safety :

Baca juga: BREAKING NEWS Pompong Muatan Pinang Tenggelam di Sungai Batanghari Tanjabtim, Satu Orang Hilang

Baca juga: Sindy Novela Puteri Indonesia Jambi Disambut Hangat Gurbenur Al Haris: Bangga dengan Perjuangannya

Pertama, rencanakan perjalanan untuk mendapatkan rute dan waktu yang tepat sehingga dapat terhindar dari kemacetan dan emosi tetap terkontrol.

Misalnya, mengantisipasi kondisi lalu lintas saat pulang kerja di bulan puasa yang sangat padat, karena banyak orang yang mengejar waktu agar dapat berbuka puasa di rumah bersama keluarga.

Kedua, sebagai antisipasi perubahan jam tidur, atur ulang waktu tidur untuk memastikan tidur tetap cukup.

Banyak orang yang merasakan kantuk luar biasa saat di bulan puasa yang tentunya dapat membuat pengendara lebih cepat lelah dan konsentrasi berkurang.

Lakukan istirahat setelah satu sampai dua jam berkendara. Apabila rasa kantuk menyerang atau konsentrasi sudah menurun, segeralah beristirahat.

Ketiga, guna antisipasi perubahan jam makan, tambahkan asupan bernutrisi tinggi seperti mengkonsumsi sayur, buah, vitamin dan memperbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi tubuh saat berkendara sehingga konsentrasi tetap terjaga.

Keempat, selain meningkatkan respon saat berkendara, pemanasan dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi kesiapan fisik untuk berkendara.

Kelima, Fokuskan energi untuk berkendara saat berkendara, sehingga konsentrasi dapat tetap terjaga dan berkendara aman.

Keenam, berpikir positif akan membantu dalam mengelola emosi sehingga konsentrasi berkendara tetap terjaga.

Ketujuh yaitu lakukanlah prediksi bahaya. Karena dengan melakukan prediksi bahaya, kita dapat mengantisipasi perubahan perilaku pengguna jalan.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved