Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Khazanah Islami

Akhir Ramadhan, Ini Tanda Amal Ibadah Kita Diterima Allah SWT

Kenali tanda jika amal ibadah kita diterima selama Ramadhan oleh Allah SWT

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
ISTIMEWA
Anjuran memperbanyak amalan selama Ramadhan 

“Diantara tanda diterimanya amal shalih di bulan Ramadan adalah keadaan seorang muslim setelahnya menjadi lebih baik daripada sebelum Ramadan, karena kebaikan akan mengajak kepada kebaikan (selanjutnya) dan amal shalih akan mengajak pada amal shalih lainnya.”

4. Terbiasa berkata baik

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

5. Selalu beristighfar

Dari Imam Ibnul Qoyyim -rahimahullah-.

Tanda diterimanya amal shalih anda : saat hati merasa bahwa amal shalih masih hina dan kecil. Sampai orang-orang yang benar-benar mengenal Allah, selalu beristighfar setiap usai melakukan ibadah. Adalah Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bila selesai salam dari sholat, beliau beristighfar sebanyak tiga kali.

Allah juga telah memerintahkan hamba-hambaNya untuk beristighfar setelah selesai melakukan ibadah haji. Allah juga memuji mereka yang beristighfar setelah melakukan sholat malam. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam memerintahkan taubat dan istighfar usai berwudhu.

6. Lebih ikhlas beribadah

Berikutnya, tanda amalan bulan Ramadan diterima adalah kita jadi lebih ikhlas dalam beribadah. Rasul selalu berdoa,

 


Ya, Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agamaMu.

Lalu seorang sahabat berkata,”Ya Rasulullah, kami beriman kepadamu dan kepada apa yang engkau bawa kepada kami?”

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Ya, karena sesungguhnya seluruh hati manusia di antara dua jari tangan Allah, dan Allah membolak-balikan hati sekehendakNya.

[HR Ahmad, VI/302; Hakim, I/525; Tirmidzi, no. 3522, lihat Shahih At Tirmidzi, III/171 no. 2792; Shahih Jami’ush Shagir, no.7987 dan Zhilalul Jannah Fi Takhrijis Sunnah, no. 225 dari sahabat Anas].

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved