Khazanah Islami
Iktikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ini Hukum Bagi Perempuan yang Mengerjakannya
penjelasan tentang hukum iktikaf bagi perempuan, sebab 10 hari terakhir Ramadhan banyak yang melakukan ibadah sunnah ini di masjid.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Berikut penjelasan tentang hukum iktikaf bagi perempuan.
Di 10 hari terakhir Ramadhan banyak yang melakukan ibadah sunnah ini di masjid.
Berikut penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat, LC, MA.
"Hukum ini berlaku bagi setiap umat muslim dan setiap juga muslimah yang memiliki keluangan dalam menunaikan sesuai ketentuan syaratnya" jelasnya.
Bagaimana hukum itikaf untuk perempuan.
"Untuk Perempuan ada 3 syarat yang melekat disepakasi oleh ahli fiqih."
1. Terbebas dari fitnah.
Jangan sampai istri itikaf di masjid suami dirumah harus ada mahram, pakaian yang menampilkan aurat.
2. Aman dari segi tempat
Tempat khusus untuk perempuan tidak boleh bercampur.
3. Tidak ada kewajiban dirumah yang berlaku khusus untuk perempuan.
Contoh : anak masih kecil gak perlu iktikaf.
Berkaitan dengan istikaf Ustad Adi Hidayat,LC, MA menceritakan percakan kisah seorang perempuan datang kepada Rasulullah.
"Ya Rasul enak jadi laki-laki,
Rasulullah menjawab, kenapa?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Tuntunan-dan-Tata-Cara-iktikaf-di-Masjid.jpg)