Berita Jambi

Pantau Program Sinema Mikro, Sesditjen Kebudayaan Kunjungi Komunitas Gemulun Indonesia di Jambi

Sekretaris Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Fitra Arda kunjungi Komunitas Gemulun Indonesia di Jambi.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Ist
Sesditjen Kebudayaan Kunjungi Komunitas Gemulun Indonesia di Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sekretaris Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Fitra Arda kunjungi Komunitas Gemulun Indonesia di Jambi.

Komunitas tersebut merupakan salah satu penerima bantuan dana indonesiana kategori Sinema Mikro dari Kemendikbudristek dan LPDP tahun 2022, dengan mengangkat tema Bioskop Rakyat dari tradisi menuju inovasi.

Dalam kunjungannya, Fitra Arda menyaksikan pemutaran film dokumenter budaya, melakukan diskusi dan pertunjukan budaya. Ia juga memantau pemanfaatan bantuan peralatan pemutaran film yang sudah diberikan.

Menurutnya, peralatan berupa paket projector, paket soundsistem, layar dan peralatan lainnya untuk pemutaran film di tengah masyarakat harus dimaksimalkan.

"Saat ini masyarakat kekurangan ruang sosial. Maka dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan ruang-ruang baru untuk pelestarian budaya dan perekat sosial," kata Fitra Arda, Senin (10/4).

Sementara itu, ketua Komunitas Gemulun Indonesia, Sean Popo Hardi mengatakan kehadiran Bioskop Rakyat ini menjadi pengingat masa lalu saat masa kejayaan layar tancap.

“Kegiatan ini diharapkan dapat mengenang nostalgia ketika layar tancap menjadi primadona di tengah masyarakat”, kata Popo.

Menurut dia, kehadiran bioskop rakyat ini juga menjadi media sosialisasi budaya melalui media film yang dirasa efektif untuk menyasar kalangan muda di Jambi.

Komunitas Gemulun telah menggelar tiga kali pemutaran film dari enam kali pemutaran yang direncanakan. Popo mengatakan ketiga pemutaran tersebut melibatkan pengambil kebijakan dalam sesi diskusi. Hal itu dilakukan agar ruang tersebut dapat menjadi ruang pemikiran atas lahirnya kebijakan kebudayaan yang ada di Provinsi Jambi khususnya kabupaten Batanghari.

“Pemutaran pertama dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Kepala OPD lainnya, pemutaran kedua dihadiri kepala desa, kepala sekolah, dan pemutaran ketiga dihadiri oleh ketua DPRD Kab. Batanghari dan Asisten Setda Batanghari”, kata Popo.

Ia menuturkan dae8 hasil diskusi ketiga pemutaran film ini menitikberatkan pada, bagaimana inovasi budaya harus segera dilakukan agar dapat menyentuh generasi muda sebagai penerus tradisi.

Sedangkan, Ketua Dana Indonesiana Darmawati yang juga hadir pada saat kunjungan itu, mengatakan bahwa ruang-ruang publik harus diisi dengan banyak kegiatan budaya.

"Hal itu berguna untuk menghidupkan geliat budaya yang ada di Jambi. Pemanfaatan ruang publik seperti di Gos Kota Baru misalnya akan berdampak besar jika pelaku budaya dapat memaksimalkan potensi itu. Tidak hanya bermanfaat untuk pelaku budaya itu sendiri, melainkan juga banyak lapisan masyarakat seperti usaha kecil juga dapat hidup dan tumbuh," pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: PPI Jambi akan Agendakan Eksaminasi Hukum Pasca Bebasnya Anas, Untuk Buka Tabir Kebenaran

Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Ramadhan Tiba - Opick, Lengkap dengan Video Klipnya

Baca juga: Pengurus PPI Jambi Jemput Kebebasan Anas Urbaningrum dan Antarkan Ke Blitar

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved