Ternyata Ini Penyebab Penjual Roti Bakar Sampai Tusuk Anggota Polisi Polrestabes Palembang

Penyebab penjual roti menusuk seorang anggota Polrestabes Palembang diungkap Jamadin, Ketua RT Kelurahan Karya Baru, Alang-Alang Lebar, Palembang

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kolase Tribun Jambi/Istimewa
Ketua RT setempat jelaskan penyebab polisi ditusuk penjual roti di Palembang 

TRIBUNJAMBI.COM - Penyebab penjual roti menusuk dada kanan seorang anggota Polrestabes Palembang diungkap Jamadin, Ketua RT Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan.

Peristiwa penusukan tersebut terjadi di Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar pada Minggu (3/3/2023) lalu.

Pelaku penusukan pada kejadian ini bernama Dodi.

Sementara korban penusukan tersebut yakni Aipda M Erlan.

Sebelum ditusuk penjual roti itu, pelaku dikabarkan sempat cekcok dengan.

Jamadin selaku ketua RT menyebutkan bahwa pelaku tidak terima dicaci maki oleh korban.

Menurut Jamadin, dari keterangan sejumlah warga saat yang berada di lokasi, penusukan ini diduga dilatarbelakangi karena lambatnya pelayanan saat membuat roti bakar pesanan milik korban M Erlan.

Baca juga: Kronologi Penjual Roti Tusuk Anggota Polisi di Palembang Hingga Pisau Menancap di Dada Kanan

Baca juga: Doni Espa Ditahan karena Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa Koto Renah, Terancam 20 Tahun Penjara

Pelaku Dodi si penjual roti bakar dicaci maki oleh korban.

"Jadi kalau tidak salah itu ada yang beli juga tiga orang, nah terus datanglah korban ini marah-marah ke pelaku sama ngomong kotor ke pelaku ini," ujar Ketua RT 32 RW 09 kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang Jamadin (65).

Setelah dicaci dengan menggunakan bahasa kotor, pelaku juga mengancam untuk menampar korban. Namun secara spontan Dodi langsung mengambil pisau untuk potong kue dan ditusukkan ke dada sebelah kanan korban.

"Nah setelah itu, korban juga akan mengambil pistol. Namun pelaku mengetahui hal itu dan langsung lompat dari depan gerobak dan langsung pergi melarikan diri," tambahnya.

Lalu setelah itu korban mencoba melepaskan pisau yang tertancap di dadanya namun tak bisa dan hanya gagangnya warna hijau yang terlepas.

"Lalu warga yang melihat nggak berani harus membawa korban kemana dan untunglah ada tukang ojek yang baik hati dan membawa korban ke rumah sakit," tambahnya.

Warga sekitar baru mengetahui bahwa korban merupakan anggota kepolisian pada saat anggota polisi datangi TKP.

Sepengetahuan dari Jamadin, pelaku Dodi merupakan orang yang pendiam tapi ramah, selain itu Dodi juga sudah berjualan di depan Alfamart sudah sekitar 5 sampai 6 tahun.

Kejadian yang membuat anggota kepolisian Polrestabes Palembang ini terkena luka tusuk di Jalan HBR Motik, Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang sekira pukul 19.00 wib.

Baca juga: Penjual Roti Tusuk Seorang Polisi di Palembang, Pisau Tertancap di Dada

Kini Dodi si Penjual roti bakar yang menusuk M Erlan anggota kepolisian Polrestabes Palembang masih menjadi buronan polisi.

Aipda M Erlan identitas polisi ditusuk penjual roti bakar di Palembang terungkap, sehari-hari Dinas di Polrestabes Palembang.

Identitas Korban

Aipda M Erlan (44), ditusuk penjual roti bakar di Palembang dan tempat kejadian perkara (TKP) di jalan HBR Motik, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang sekira pukul 17.30 WIB, (6/3/2023).

Aipda M Erlan diketahui bertugas di Polrestabes Palembang Satuan Sabhara .

Kasubdit Penmas, AKBP Yenny Diarty SIK membenarkan peristiwa penusukan yang dialami oleh anggota Polrestabes Palembang.

"Benar, nanti kami akan infokan ke media," terang dia saat dikonfirmasi melalui sembungan telepon, Senin (6/3/2023).

Erlan mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kanan yang dihunuskan oleh pelaku.

Erlan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, yang mana pada saat dibawa ke rumah sakit, pisau yang ditusukkan ke dada Erlan masih tertancap di dadanya.

Dokter Marta Hendri selaku Plt Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang(PMKP) membenarkan bahwa korban dibawa ke rumah sakit umum Muhammad Hoesin(RSMH)

"Ada tapi saya belum dapat info lengkap," ujarnya saat dikonfirmasi.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal pada saat korban membeli roti bakar milik pelaku. Belum diketahui secara pasti penyebabnya apa sehingga antara pelaku dan korban terlibat cekcok sehingga berakhir dengan insiden tersebut.

Diberitakan sebelumnya bahwa seorang anggota polisi terkena luka tusuk di bagian dada.

Baca juga: Keberadaan Penjual Roti Penusuk Anggota Polisi di Palembang Masih Misterius, Dikenal Pendiam

Nurman (46) salah satu ojek di sekitar lokasi mengatakan kejadian itu menjelang Maghrib. Ia mengaku tidak terlalu mengenal pelaku dan dikenal agak pendiam.

"Orangnya pendiam dan jarang ngobrol terkadang kalau ada orang beli tidak ngomong, orang tersebut tidak akan dilayani. Saya juga tidak terlalu kenal, " ujar Darwan saat dijumpai di lokasi.

Kronologi Kejadian

Penjual roti tusuk anggota polisi setelah terlibat cekcok karena kelamaan menunggu pesanan roti bakar.

Peristiwa penusukan tersebut terjadi di Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar pada Minggu (3/3/2023) lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun bahwa sebelum peristiwa itu terjadi keduanya sempat berselisih paham.

Pelaku yang merupakan penjual roti dianggap lambat membuat pesanan korban yakni roti bakar.

Tak terima dianggap lamban, pelaku melakukan penusukan kepada korban yang merupakan anggota Polrestabes Palembang.

Informasi atau kronologi tersebut dihimpun TribunSumsel.com dari Jamadin (65) selaku Ketua RT Keluarahan Karya Baru, Alang-Alang Lebar, Palembang.

"Jadi kalau kata warga yang di sana itu, si pembeli ini mau beli roti bakar nah mungkin karena lama atau lambat membuat pesanan jadi cekcok kan," tambahnya.

Ditambahkannya dari cekcok itu pula si pembeli yang tak lain adalah M Erlan (44) sempat mengeluarkan kata-kata kasar kepada penjual roti.

Baca juga: Sering Mabuk, Pendi Tusuk Adik Iparnya Sendiri di Pasar Sengeti Muaro Jambi

Diketahui penjual roti bernama Dodi yang kisaran umurnya 26 hingga 30 tahun yang sudah berjualan roti bakar di depan Alfamart sekitar 5 sampai 6 tahun.

Sehari-hari Dodi tinggal di daerah Maskarabet Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang.

Lebih lanjut dikatakan Jamadin, berdasarkan apa yang ia dengar, setelah korban dan pelaku cekcok mulut korban sempat akan menampar pelaku.

"Namun sebelum mengayunkan tangannya untuk menampar, Dodi terlebih dulu mengambil pisau yang ada didekatnya dan menusukkan pisau itu ke dada korban," tambahnya.

Setelah ditusuk, korban juga sempat akan mengeluarkan pistol namun pelaku langsung pergi meninggalkan korban dan melarikan diri.

Terpisah dikatakan istri Jamadin, Huzaimah mengatakan Dodi yang merupakan penjual roti itu merupakan sosok yang baik.

"Dia ini juga rame kalau jualan karena cuma dia kan yang jual roti bakar itu, dia juga enggak banyak ulah kok orangnya," ujarnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Prabowo Tak Masalah Anies Baswedan Diusung Partai Nasdem: Kita Hadapi, Rakyat Yang Memilih

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 49 Dibuka, Begini Tips Lolos dan Dapat Manfaat Rp 4,2 Juta

Baca juga: Aldila Jelita Tetap Jadi Cerai dengan Indra Bekti, Bahas Soal Status Baru: Sudah Resmi

Baca juga: Kronologi Penjual Roti Tusuk Anggota Polisi di Palembang Hingga Pisau Menancap di Dada Kanan

Artikel ini telah diolah dari TribunSumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved