Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ekspor Jambi menurun 23.26 Persen di Januari 2023

Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Januari 2023 turun sebesar 23,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rara
Agus Sudibyo, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Januari 2023 turun sebesar 23,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada bulan Desember 2022 ekpor Jambi sebesar US$ 258,60 juta, sedangkan di Januari 2023 turun menjadi US$ 198,46 juta.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo mengatakan hampir semua komoditas mengalami penurunan di Januari 2023.

"Memang ada beberpa komoditi yang mengalami kenaikan seperti pinang, namun yang mengalami penurunan lebih banyak," ujarnya

Lebih lanjut Agus mengatakan Ekpor Jambi masih belum bergerak dari penyumbang utama yaitu sektor pertambangan seperti minyak, gas, dan baru bara yang memberikan sharing terbesar.

"Sementara itu kelompok ini mengalami penurunan," ujarnya.

Sampai dengan Januari 2023, kelompok pertambangan memberikan kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi, yaitu sebesar 66,70 persen, diikuti kelompok Industri sebesar 29,88 persen, dan kelompok pertanian sebesar 3,42 persen.

Untuk nilai ekspor kelompok pertanian Januari 2023 sebesar US$ 6,78 juta, naik sebesar 21,57 persen dibanding Desember 2022. Hal ini dipengaruhi oleh naiknya nilai ekspor komoditi pinang.

Ekspor kelompok pertanian sampai dengan Januari 2023 turun sebesar 52,47 persen dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2022.

Penurunan nilai ekspor ini karena turunnya ekspor terutama pada komoditi pinang serta komoditi kopi, teh, dan rempah.

Di kelompok industri turun sebesar 22,39 persen dari US$ 76,41 juta pada Desember 2022 menjadi US$ 59,31 juta pada Bulan Januari 2023.

Penurunan terjadi pada komoditi
minyak nabati (CPO, cangkang inti sawit, kopra hingga getah damar, ), komoditi karet dan olahannya (TSNR10 dan TSNR20), komoditi kayu lapis dan olahan lainnya (kayu tropis dari
karet dan jelutung, papan MDF, barecore), serta komoditi pulp dan kertas (tissue).

Ekspor Kelompok Industri sampai dengan Januari 2023, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya turun sebesar 13,81 persen.

Sementara itu, nilai ekspor kelompok pertambangan Januari 2023 turun sebesar 25,05 persen dari bulan sebelumnya yaitu dari US$ 176,60 juta pada Desember 2022 menjadi US$
132,37 juta pada Januari 2023.

Penurunan terjadi pada nilai ekspor komoditi migas serta komoditi batubara.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved