Sampdoria

Dejan Stankovic Tetap Bangga meski Sampdoria Kalah dari Lazio

Dejan Stankovic bangga dengan penampilan Sampdoria melawan Lazio dan tidak akan 'mengibarkan bendera putih' menyerah pada degradasi.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @josemourinho
Jose Mourinho mencium Dejan Stankovic di laga Sampdoria vs AS Roma. Keduanya pernah bekerja sama di Inter Milan 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Dejan Stankovic bangga dengan penampilan Sampdoria melawan Lazio dan tidak akan 'mengibarkan bendera putih' menyerah pada degradasi.

Blucerchiati memiliki beberapa peluang bagus untuk memenangkan pertandingan di Stadion Olimpico.

Mereka berhasil menguji Ivan Provedel dengan Manolo Gabbiadini dan Sam Lammers, tetapi akhirnya dikalahkan oleh tendangan Luis Alberto yang menakjubkan dari luar kotak penalti ke pojok atas.

“Saya kecewa dengan hasilnya, tapi tidak dengan cara pemain saya bermain,” kata Stankovic kepada Sky Sport Italia.

“Sayangnya, ini sepak bola, kami bermain melawan tim kuat yang memiliki tujuan berbeda dengan kami."

"Lazio memiliki salah satu rekor pertahanan terbaik, Anda tidak dapat memiliki tujuh atau delapan peluang melawan mereka dan berharap mendapatkan hasil.”

Ketika dia ditanya apakah mungkin Sampdoria membutuhkan lebih banyak striker, karena mereka hanya mencetak 11 gol dalam 24 pertandingan, dia membela timnya.

“Saya bermain dengan para pemain yang saya miliki dan saya senang dengan mereka. Jese dapat membantu begitu dia menemukan kembali kebugarannya."

"Malam ini kami memiliki dua penyerang, Gabbiadini dan Lammers, tapi salah satu masalah utamanya adalah kami kehilangan begitu banyak poin dalam 10-15 menit terakhir.”

 

Baca juga: Apa yang Mengubah Permainan Luis Alberto saat Lazio Kalahkan Sampdoria?

Baca juga: Prediksi Cremonese vs AS Roma Malam Ini, Cek Starting XI & Hitung-hitungan Skor

 

Blucerchiati semakin menuju degradasi dengan hanya 11 poin dari 24 putaran, dan bahkan bisa turun ke posisi terbawah jika Cremonese mengalahkan Roma besok.

“Sampai secara matematis pasti, saya bahkan tidak akan berpikir untuk mengibarkan bendera putih."

"Para pemain saya memberikan segalanya, sayangnya itu tidak cukup, tetapi kami bermain untuk klub penting dan harus selalu meninggalkan lapangan dengan kepala tegak.”

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved