Helikopter Mendarat Darurat di Kerinci
Tim SAR Tambahan Diterjunkan Polri Guna Percepatan Evakuasi Kapolda Jambi dari Bukit Tamiai Kerinci
Tim SAR tambahan dikerahkan Polri untuk percepatan proses evakuasi Kapolda Jambi, Irjen Rusdi Hartono dari Bukit Tamiai, Kerinci, Jambi.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, setidaknya sudah 2 kali proses evakuasi tertunda, karena jarak pandang yang sangat minim.
Di mana, pada pukul 07:00 WIB, helikopter Baharkam Polri sudah terbang ke lokasi.
Namun, setelah tiba di lokasi, harus kembali karena tidak memungkinkan untuk melakukan rappelling dan menurunkan sejumlah peralatan.
Sehingga, helikopter terpaksa harus kembali ke Posko Merangin, untuk mengisi avtur.
Kemudian, pukul 09:00 WIB, upaya evakuasi kembali dilakukan dengan helikopter Baharkam Polri, namun, lagi-lagi kondisi cuaca menjadi kendala, dan proses evakuasi kembali tertunda.
"Jadi, upadate terbaru, pagi jam 7 sudah kita upayakan, namun gagal dan tadi pukul 9 masih dengan helikopter Baharkam Polri kita sudah upayakan tetapi cuaca tidak mendukung dan sangat gelap sehingga ditunda sementar," katanya.
Kombes Pol Mulia Prianto menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih bisa berkomunikasi dengan Kapolda Jambi dan rombongan, serta personel yang telah siaga di lokasi sejak kemarin.
Sebelumnya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso bilang, evakuasi Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono dan rombongan akan dilakukan menggunakan empat helikopter dengan ketinggian 4000 Feet.
"Evakuasi ditentukan dari ketinggian helikopter masuk menjemput korban ,5.000 Feet dan helikopter yang keluar membawa korban 4.000 Feet. Helikopter yang membawa korban itu, direncanakan landing di Bangko," katanya.
Brigjen Pol Yudawan Roswinarso mengatakan kemampuan masing-masing helikopter berbeda, sehingga sebelum pelaksanaan evakuasi, para korban sudah bisa bersiap-siap.
"Saat ini, tim SAR yang sudah tiba di lokasi sedang membersihkan pepohon di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar dengan harapan Helikopter bisa rappling untuk proses evakuasi," katanya.
Dalam proses evakuasi ini, diikuti Kakor Polairud Baharkam Polri Irjen Pol Indra Miza, Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI Supriono, Dirpoludara Baharkam Polri Brigjen Pol Agus, dan Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso.
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono diinformasikan mengalami cidera patah tangan akibat insiden pendaratan darurat helikopter di kawasan hutan Desa Tamiai, Batang Merangin, Kerinci, Jambi, Minggu (19/2/2023).
Baca juga: Helikopter TNI AU Super Puma Tiba di Kerinci, Evakuasi Belum Bisa Dilakukan Terkendala Cuaca
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, informasi tersebut memang datang dari Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta, yang juga salah satu penumpang heli.
"Informasi dari Dirreskrimum, seperti itu, tetapi patah atau tidaknya kita tunggu dari tim medis yang berada di titik koordinat," katanya, Senin (20/2/2023).
Kapolda Jambi
Polda Jambi
Irjen Pol Rusdi Hartono
Irjen Rusdi Hartono
Kapolri
Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Tim SAR
Bukit Tamiai
Kerinci
Jambi
Jenderal Listyo Sigit
Tribunjambi.com
Cuaca Buruk, Helikopter yang Ditumpangi Gubernur Jambi Mendarat Darurat di Merangin |
![]() |
---|
Evakuasi Jalur Udara Terus Gagal, Opsi Menggunakan Motor Digerakkan Dipimpin Wabup Merangin |
![]() |
---|
Opsi Evakuasi Kapolda Jambi Lewat Jalan Darat, Tapi Hanya Setengah Perjalanan ke Hutan Kerinci |
![]() |
---|
Helikopter TNI AU Super Puma Tiba di Kerinci, Evakuasi Belum Bisa Dilakukan Terkendala Cuaca |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.