Berita Tanjab Timur

Irigasi Mampet, 30 Hektare Lahan Padi di Tanjung Jabung Timur Penyuplai Beras Lokal Tidak Produktif

Akibat saluran irigasi sawah tidak berfungsi secara efektif, membuat puluhan hektare lahan persawahan di sana tidak bisa dipergunakan

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rahimin
tribunjambi/rifani halim
Sawah petani seluas 20 hektare di Teluk Dawan tidak berfungsi akibat irigasi tidak bagus. 

TRIBUNJAMBI. COM, MUARASABAK -  Warga di Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Muara sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur kini resah.

Sebab, sawah petani seluas 20 hektare di Teluk Dawan tidak berfungsi akibat irigasi tidak bagus.

Akibat saluran irigasi sawah tidak berfungsi secara efektif, membuat puluhan hektare lahan persawahan di sana tidak bisa dipergunakan untuk ditanami bibit padi

Walaupun hanya memasok dua ton, nyatanya lahan padi tersebut termasuk salah satu penyuplai beras lokal bagi ASN di kabupaten Tanjung Jabung Timur

Seorang petani setempat Sumirat mengatakan, di wilayah itu sendiri terdapat sekitar 105 hektare lahan persawahan warga yang dikelola oleh kelompok tani. 

"Selama kurun lebih empat tahun terakhir, ada 30 hektare sawah warga tidak bisa ditanami padi akibat adanya permasalahan di saluran irigasi," katanya, senin (20/2/2023). 

Sebelumnya, puluhan hektare lahan yang tidak ditanami padi ini sempat dipergunakan oleh masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Usaha Mandiri pada November 2022 untuk mereka tanami bibit padi dengan sistem penanaman tabela.

Hanya saja saat umur padi baru berusia sekitar satu minggu, benih di lokasi lahan persawahan itu kembali terendam air yang menggenang dan kerap menjadi santapan hama keong mas. 

"Kami dan petani lainnya berharap, agar pemerintah membersihkan saluran irigasi sawah warga di wilayah tersebut," ujarnya. 

Sebab, sungai alam yang ada di daerah kelurahan tersebut yang mengarah ke arah sawah sudah puluhan tahun tidak pernah dibersihkan.

Dibutuhkan normalisasi aliran sungai sepanjang 1,5 kilometer yang mengalir ke Sungai Teluk Dawan, agar aliran air bisa lancar kembali. 
 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved