Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjabbar

Dinkes Tanjabbar Miliki 164 Antropometri Set Upaya Pencegahan Stunting

Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dalam pencegahan dan penurunan angka stunting yakni dengan menyediakan alat ant

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Ade Setyawati
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) bersama SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd menggelar Kampanye Pencegahan Stunting dan penyerahan bantuan antropometri set untuk posyandu digelar di kantor camat betara 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dalam pencegahan dan penurunan angka stunting yakni dengan menyediakan alat antropometri Set atau alat pengukuran individu manusia untuk mengetahui variasi fisik.

H. Zaharuddin Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mengatakan, bahwa sejumlah upaya yang dilakukan Pemkab Tanjabbar dalam penurunan angka stunting selain berkolaborasi dengan semua sektor pemerintahan juga melatih Kader posyandu, kemudian lanjutnya, posyandu dibekali alat antropometri agar lebih akurat dalam penanganan stunting.

"Kita memiliki 150 alat Antropometri Set untuk pengukuran stunting yang sebelumnya kita anggarkan di anggaran APBD Perubahan 2022, Alhamdulillah kini kita mendapat bantuan alat lagi di pihak PetroChina sebanyak 14 paket," jelasnya, Rabu, (15/02/23).

Zaharuddin menyebut saat dilapangan sering terjadi kesalahan dalam pengukuran sehingga hasilnya tidak akurat dan banyak anak yang masuk dalam kategori stunting.

Melalui alat Atropometri, diharapkan kader-kader yang ada diposyandu dapat mempergunakan nya dengan sebaik mungkin.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi kesalahan dalam pengukuran anak stunting melalui alat Antropometri ini, karena kalau secara manual anak itu bisa saja meronta sehingga ngukurnya salah terjadilah stunting tinggi atau human error," tambahnya.

Zaharuddin melanjutkan, pada tahun 2019 berdasarkan surat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Pemkab Tanjabbar ditetapkan menjadi lokasi lokasi fokus penurunan stunting sebagai optimalisasi pelaksanaan pencegahan stunting.

"Masalah stunting menjadi fokus kita disemua sektor untuk dapat dicegah, prevalensi stunting berdasarkan survey SSGI tingkat Kabupaten Tanjabbar sejak tahun 2022 mengalami penurunan yang signifikan yakni 9,9 persen turun dari 19,8 ditahun sebelumnya. Artinya kita sudah melebihi target nasional," tutupnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved