Rumput Liar Jadi Permen Antikanker, Karya Pelajar di Bengkulu Raih Medali Emas Tingkat Internaisonal

Pelajar SMA asal Bengkulu berhasil mengubah rumput liar menjadi permen anti kanker dan meraih medali emas di ajang internasional.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
ist
Pelajar SMA 1 Kota Bengkulu raih medali emas di ajang internasional dengan menciptakan permen anti kanker 

TRIBUNJAMBI.COM - Pelajar SMA asal Bengkulu berhasil mengubah rumput liar menjadi permen anti kanker dan meraih medali emas di ajang internasional.

Diciptakannya bahan alami tersebut menjadi permen untuk mengikuti perlombaan yang dilaksanakan secara internasional.

Awal ide itu terpikirkan setelah Syalendra selaku pembina tim ilmiah tersebut menguji beberapa rumput liar.

Ternyata rumput tersebut mengandung senyawa Flavonit yang merupakan anti kanker.

Sehingga lima siswa yang tergabung dalam tim tersebut mengubahnya menjadi permen.

Kemudian mereka mendaftarkan temuan mereka untuk mengikuti ajang internasional yang digelar pada awal tahun 2023 lalu.

Alhasil, karya pelajar kelas XII SMAN 1 Kota Bengkulu itu memperoleh nilai tertinggi dan mendapatkan medali emas.

Medali emas itu disabet di ajang Global Youth Invention And Innovation Fair (GYIIF) 2023 yang digelar di Bogor, 18-23 Januari.

Baca juga: Wow, Siswa SMAN 1 Kota Bengkulu Ciptakan Permen Anti Kanker, Raih Medali Emas di Ajang Internaisonal

Para dewan juri pun terpukau saat mendengar kelimanya mempresentasikan temuan permen anti kanker yang diberi nama Flancer Sweets.

Syalendra selaku pembina kelompok ilmiah mengatakan awalnya terciptanya permen tersebut karena adanya informasi perlombaan.

Kemudian dia mengumpulkan lima orang siswanya yang akan dijadikan tim.

Kelima siswa tersebut yakni Zacki, Muhammad, Junita, Dian Ayu dan Wetta.

Saat berkumpul itu memikirkan ide yang akan dicipkan dan dibawa dalam ajang bergengsi tersebut.

"Kita ingin ide nya itu sederhana saja tapi memberikan manfaat yang besar, akhirnya ketemu ide membuat permen anti kanker ini,"

"Bahannya itu sangat sederhana, dari rumpu Teki, rumput mutiara dan daun ketepeng yang selama ini mungkin tidak dipedulikan orang,"

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved